P E S A W A R A N – (PeNa), Setelah disetujui Kapolri Jendral Polisi Sulistyo Sigit Prabowo akhirnya Polres Pesawaran Polda Lampung secara resmi memiliki Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) yang bermarkas di Dermaga Ketapang Desa Batu Menyan Kecamatan Teluk Pandan.
Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo mengatakan bahwa hal tersebut sebagai tindak lanjut dari pengusulan pembentukan Sat Polair Polres pesawaran yang sebelumnya telah dilakukan study kelayakan oleh tim biro Lemtala Srena Polri dan Kolpolairud pada tanggal 30 juni 2022 lalu.
“Usulan tersebut telah mendapat persetujuan dari kapolri berdasarkan surat keputusan kapolri nomor kep/1053/IX/2022 tanggal 08 agustus 2022 tentang pembentukan satuan kepolisian perairan dan udara polres pesawaran polda lampung,” kata dia, usai peresmian Sat Polairud Polres Pesawaran Polda Lampung Tahun 2022 di Dermaga 04 Ketapang, Desa Batu Menyan, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Selasa (13/12/2022).
Menurutnya, Satuan kepolisian perairan dan udara nantinya bertugas melaksanakan fungsi kepolisian perairan dan kepolisian udara, yang meliputi patroli, penegakan hukum, pembinaan masyarakat perairan, serta potensi masyarakat dirgantara, bantuan pertolongan dan penyelamatan di perairan serta fasilitas pemeliharaan dan perbaikan kapal dan dukungan logistik pesawat udara.
“Satpolair Polres Pesawaran saat ini memiliki Kekuatan personel berjumlah 3 personel dari Polres Pesawaran dan 4 personel BKO dari Ditpolair Polda Lampung, serta 1 unit kapal c3, selanjutnya pemenuhan personel dan sarana prasarana akan dilakukan secara bertahap,” ujar dia.
Ia juga berharap, dengan terbentuknya Sat Polair Polres Pesawaran tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan bisa menciptakan situasi yang lebih kondusif di wilayah perairan Bumi Andan Jejama.
“Saya juga berharap kepada anggota polri yang bertugas di sini, dengan dibentuknya Satpolairud bisa meningkatkan semangat, meningkatkan kinerja serta menjadi motivasi untuk semakin memberikan pelayanan yang terbaik, maksimal dan tidak melakukan tindakan yang dapat menyakiti hati masyarakat, lakukan koordinasi yang baik dengan seluruh stakeholder terkait baik tni, uspika, maupun para tokoh masyarakat,” tutur dia.
Ikut hadir pada kegiatan tersebut diantaranya adalah Dir Polairud Polda Lampung diwakili Kasubdit Patroli Polairud AKBP Suparman, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, Danlanal Lampung diwakili oleh PJS Dandenpomal Kapten Laut (PM) Suharwan, Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo.
Kemudian, Kajari Kabupaten Pesawaran Diana Wahyu Widiyanti, Dan Yon 7 diwakili oleh Pasi Pers Yon 7 Brigif (Letu Mar Nawari), Ketua DPRD Kabupaten Pesawaran Suprapto, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pesawaran Zoni Arizono, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pesawaran Ahmad Syafei, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran Ketut Pertayasa.
Lalu, ada Ka SOP Kelas I Panjang diwakili Kasi Penjagaan & Penyidik yakni Joko Tri Mulyono, Ketua HSNI Provinsi Lampung Evi Susina, Kabag Ren Polres Pesawaran Kompol Waryono, Kabag SDM Polres Pesawaran Kompol Azhari Mahmuiddin, Kasat Reskrim Polres Pesawaran diwakili KBO Sat Reskrim Ipda Zainal Abidin.
Serta, Kasat Lantas Polres Pesawaran AKP Martoyo, Kasat Intelkam Polres Pesawaran Iptu Dartiyo Santiko, Kasat Narkoba Polres Pesawaran Iptu Widodo Prasojo, Kasat Tahti Polres Pesawaran Iptu Suwartono, Kasat Binmas Polres Pesawaran Iptu Matera, Kasi Humas Polres Pesawaran AKP Darwin, Kasi Propam Polres Pesawaran Iptu Yurisman, Kapolsek Padang Cermin (Iptu Apri Sampanuju, Para Camat dan Kades Wilayah Pesisir Barat Kabupaten Pesawaran dan seluruh Toga, Tomas, Todat dan Tamu Undangan lainnya.
“Saya selaku Kapolres Pesawaran mengucapkan banyak terima kasih kepada Bupati Pesawaran serta jajaran forkopimda Pesawaran, Uspika Kecamatan Teluk Pandan, para tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama dan masyarakat yang telah memberikan perhatian pada perkembangan tugas kepolisian, khususnya Polres Pesawaran, dengan memberikan konstribusi bantuan berupa persetujuan ruang tunggu dermaga 4 Ketapang Dimanfaatkan sebagai Kantor Satpolair Polres Pesawaran,” tutur dia.

Menanggapinya, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona juga menyampaikan selamat atas terbentuknya Satpolairud Polres Pesawaran dan berharap dapat memberikan dampak secara langsung yang dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Pesawaran serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat perairan.
“Seperti kita maklumi, keamanan dan ketertiban masyarakat adalah suatu kondisi dinamis sebagai salah satu prasyarat terselenggaranya proses pembangunan. Hal ini ditandai oleh terjaminnya keamanan, ketertiban, dan tegaknya hukum, serta terbinanya ketentraman yang mengandung kemampuan membina serta mengembangkan potensi dan kekuatan masyarakat dalam menangkal, mencegah, dan menanggulangi segala bentuk pelanggaran hukum dan bentuk-bentuk gangguan lainnya yang dapat meresahkan masyarakat, khususnya masyarakat perairan,” kata dia.
Menurutnya, wilayah Kabupaten Pesawaran memiliki potensi kelautan dan perikanan yang mempunyai prospek ekonomi yang tinggi, serta terdapat 37 gugus pulau-pulau dan yang dikelilingi garis pantai sepanjang 96 km.
Sebagian penduduk wilayah Kabupaten Pesawaran menempati daerah pesisir pantai dengan sumber daya kelautan dan perikanan merupakan tumpuan harapan masyarakat dan pemerintah Kabupaten Pesawaran di masa depan.
Oleh karenanya, diperlukan pengawasan dan patroli oleh Kepolisian Perairan untuk mengurangi kebiasaan masyarakat perairan yang sering melakukan penangkapan ikan dengan cara instant seperti menggunakan bahan peledak yang mengakibatkan hancurnya ekosistem dalam laut.
“Untuk itu kedepannya diperlukan kerjasama antara kepolisian dengan TNI AL dan Instansi terkait untuk bersama-sama mengawasi dan menjaga ekosistem laut di Wilayah Kabupaten Pesawaran,” ujar dia.
Sat Polairud Polres Pesawaran sangat penting dan strategis dimana Sat Pol Air adalah unsur pelaksana tugas pokok yang berada langsung dibawah kapolres dengan fungsi kepolisian perairan meliputi patroli, penegakan hukum, dan pembinaan masyarakat di masyarakat pantai dan perairan serta pencarian dan penyelamatan apabila terjadi kecelakaan di wilayah perairan.
“Untuk itu saya berharap, Sat Polairud Polres Pesawaran dapat menjaga dan mengawasi wilayah perairan dari gangguan dan ancaman yang berpotensi merusak, mencemari, ataupun mengeksploitasi secara illegal,” tegas dia.
Waspangi, salah satu nelayan setempat juga mengapresiasi terbentuknya Sat Polairud dan bermarkas di Dermaga Ketapang. Harapanya, kedepan dapat menertibkan ketika ada kesemrawutan di laut dan pantai.
“Sebentar lagi libur natal dan tahun baru 2023, semoga dengan adanya Polairud dapat menertibkan manakala terjadi traffick pada perahu pengangkut wisatawan dan situasi keamanan di pantai atau dermaga, ” kata dia.
Oleh: sapto firmansis






