PESAWARAN-(PeNa), Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Pesawaran memastikan hewan qurban diwilayahnya sehat dan aman.
Hal tersebut dilaksanakan dengan melakukan pemeriksaan secara langsung kelapangan dengan serentak di 11 Kecamatan oleh Satuan tugas (Satgas) pengawasan hewan qurban didinas tersebut.
Kepala Distanak Kabupaten Pesawaran Anca Martha melalui Kabid Peternakan Dedi Noviansyah mengatakan bahwa sejauh ini tidak ditemukan penyakit berbahaya bagi manusia terhadap hewan qurban di Pesawaran.
“Sampai sekarang belum kita temukan, adapun seperti demam pada hewan itu masih bisa diatasi dengan pemberian vitamin dan banyak diberikan minum air, sebab kita juga sudah berikan penyuluhan kepada peternak dan penjual hewan kurban yang ada di Pesawaran,” kata dia, Kamis (08/08/2019).
Menurutnya, meski demikian ada beberapa penyakit yang harus diantisipasi terhadap hewan qurban sebelum dilakukan penyembelihan.
“Ada beberapa penyakit dari hewan qurban jenis sapi yang sangat berbahaya bagi manusia seperti antraks yang disebabkan oleh virus, serta PMK yang bisa berdampak pada ekonomis Kesehatan,” ujar dia.
Pada pantauan dilapangan, Satgas tersebut juga telah memberikan label bagi hewan qurban yang telah dinyatakan sehat dan layak untuk diqurbankan.
“Label ini kita berikan secara sample saja, jadi kalau yang sudah diberi label bisa dipastikan sehat dan layak dikurbankan,” ucap dia.
Untuk diketahui, rencananya Satgas pengawasan hewan qurban tersebut akan melaksanakan tugasnya hingga H+3 Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriyah mendatang.
Menurutnya, hal itu dilakukan sebagai bentuk upaya pencegahan dan pengawasan terhadap hewan qurban yang akan dikonsumsi oleh masyarakat.
“Jadi begini, setelah dilakukan pemotongan hewan kurban, kita juga akan lakukan pengecekan, karena bisa saja dari luar sehat, organ dalam dagingnya itu ada penyakit makanya kita juga akan lakukan pengecekan,” ujarnya.
Ditambahkannya, dalam melakukan pengawasan terhadap hewan qurban Distanak Pesawaran telah menerjunkan puluhan anggota tim. “Ya kegiatan pengawasan kita lakukan serentak di 11 Kecamatan di Kabupaten Pesawaran dengan menerjunkan 4 dokter hewan, 3 Paramedic dan 17 ensiminator serta lainnya sebagai koordinator,” tegas dia.
Oleh: sapto firmansis






