PESAWARAN-(PeNa), Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar urung datang pada launching Smart Village di Desa Hanura Kecamatan Teluk Pandan, Kamis (25/03/2021).

Sebelumnya telah diagendakan bahwa dua menteri tersebut akan hadir dikegiatan sebagai bentuk perhatian dari Pemerintah Pusat kepada Provinsi Lampung dan Kabupaten Pesawaran khususnya.
Meski tanpa kehadiran menteri, kegiatan tersebut tetap dilangsungkan dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) covid-19 secara ketat kepada para peserta dan tamu undangan.
Kegiatan dibuka oleh Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, dan ikut pada acara tersebut Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, Bupati Pringsewu Sujadi,Bupati Tulang Bawang Barat Umar dan Bupati Lampung Timur Dawam.
“Ya, kalau pengamanan tetap kita laksanakan sesuai dengan standar operasional dilapangan. TNI dan Polri serta pihak terkait tetap melakukan apa yang kemarin dipersiapkan pada gladi resik. Prokes kita terapkan, diantaranya kenakan masker,cuci tangan pakai sabun dan cek suhu badan serta pembatasan jumlah orang didalam gedung acara,” kata Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo, Kamis (25/03/2021).
Terpantau, kegiatan Launching Smart Village tersebut dihadiri pejabat pusat diantaranya Staf Ahli Mendagri Bidang Pemerintahan Suhajar Diantoro, Kepala Badan Pengembangan dan Informasi Desa, Daerah Tertingal dan Transmigrasi Suprapedi, Kepala Pusat Pengembangan Daya Saing Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Helmiati, Inspektur Pembantu II Yusep Fatria dan Ketua Dewan Pembina Gerakan Yayasan Desa Emas Aries Muftie.
Informasi yang didapat, kedua menteri Kabinet Jokowi tidak bisa datang pada acara tersebut karena ada kegiatan penting di Bali bersama Menko Maritim RI Luhut Binsar Panjaitan.
Oleh: sapto firmansis






