P E S A W A R A N – (PeNa), Beredarnya pemberitaan soal dugaan pungutan liar (pungli) dijembatan Way Gebang Kecamatan Teluk Pandan, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pesawaran langsung reaktif dan turun kelapangan mengeceknya.
Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona melalui Pelaksana tugas Sekretaris Daerah (Plt Sekda) Kabupaten Pesawaran Syukur mengatakan bahwa terkait informasi yang dimaksud pihaknya langsung cepat menanggapinya dan Pemerintah Kabupaten Pesawaran memutuskan menempatkan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan (Dishub) dibantu TNI dan Polri untuk mengatur lalu lintas di jembatan tersebut.
“Hari ini saya bersama dengan Kasat Pol PP, Kadishub, Camat, kemudian Kapolsek Padang Cermin, Koramil Padang Cermin dan Anggota Marinir datang ke lokasi jembatan tersebut, untuk mencari tau kebenaran terkait isu pungli yang terjadi,” kata dia, Ahad (30/01/2022).
Kemudian, setelah dilakukan konfirmasi kesejumlah warga yang ada dilokasi tersebut, mereka tidak mengakui adanya perbuatan pungutan yang dilakukan secara paksa, mereka hanya mengatur lalu lintas dan meminta sukarela kalau diberi.
“Namun untuk mengantisipasi adanya isu pungli terjadi lagi, kami memutuskan untuk menempatkan personel Pol PP, Dishub dengan dibantu dari personel kepolisian, TNI dan Marinir yang secara bergantian mengatur lalu lintas di jembatan Way Gebang tersebut,” ujar dia.
Mengingat jembatan yang dilintasi merupakan darurat dan tidak dapat menopang beban yang terlalu berat sehingga diputuskan untuk kendaraan berat tidak diperbolehkan melintas di jembatan tersebut.
“Kendaraan yang berat di atas 5 ton, untuk saat ini kita minta mereka untuk memutar balik, kemudian kendaraan bus yang membawa wisatawan agar menurunkan penumpangnya dahulu sebelum melintas, hal itu guna menjaga keamanan jembatan darurat yang terbuat dari plat baja itu,” tutur dia.
Melengkapinya, Kadis Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Pesawaran Zainal Fikri mengatakan bahwa perbaikan jembatan Way Gebang tersebut menjadi tanggung jawab pemerintah Provinsi Lampung dan saat ini tengah dilakukan lelang terkait pekerjaan perbaikan jembatan tersebut sehingga diharapkan segera dibangun.
“Rencana awalnya kan perbaikan jembatan itu dilakukan awal tahun ini, dan sampai saat ini prosesnya masih terus berjalan, mudah-mudahan dalam waktu dekat ini akan segera diperbaiki,” kata dia.
Dalam kegiatan tersebut, selain Plt Sekda Kabupaten Pesawaran Syukur, hadir juga Kasat Pol PP Kabupaten Pesawaran, Kadishub Kabupaten Pesawaran, Kapolsek Padang Cermin AKP Darwin, Camat Teluk Pandan Edy Sutrisno, Bhabinkamtibmas BRIPTU Obi M Fadli, Danramil 421-05 Padang Cermin yang diwakili oleh Babinsa SERTU Maradona, Komandan Pos Pengamatan Angkatan Laut (Posmat-AL) Ketapang Peltu Warsito, Pihak Pemerintah Desa Gebang dan Perwakilan dari dua orang yakni Asrori dan Maklian yang mewakili Masyarakat Desa Gebang.

Menutup kegiatan, secara tegas, Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo melalui Kapolsek Padang Cermin AKP Darwin menegaskan bahwa beberapa personil diturunkan untuk menjaga sehingga tidak ada lagi isu pungli seperti yang telah ramai beredar.
“Saya minta tidak boleh ada yang meminta uang dengan dalih apapun yang dinamakan pungli, mulai hari ini anggota saya turunkan untuk membantu pengaturan disini, besar harapan saya meminta kerjasamanya dan sama-sama saling menjaga, ” tegas dia.
Oleh: sapto firmansis






