TANGGAMUS (PeNa) -Miris,
Warga pancawarna atas yg di haruskan isolasi mandiri di rumah oleh gugus tugas covid 19 Tanggamus, tanpa bantuan sepeserpun dari pihak pemerintah daerah maupun gugus covid 19.sementara kepala keluarga mereka sedang di isolasi karna terkompirmasi positif yang terpapar dari pasien 06 atas nama Acan.
Menurut penuturan ketua rt setempat Iskandar,mereka terpaksa mencari bantuan mandiri dari tetangga dan handai taulan untuk mencukupi kebutuhan sehari hari keluarga dengan tiga orang anak yang masih kecil,bahkan salah stau nya masih balita.karna tulang punggung keluarga sedang isolasi di Rumah Sakita Batin Mangunang Kotaagung.
“Beruntung ada bantuan dari Dewan penasehat lembaga kewartawanan (PWI) Persatuan Wartawan Indonesia Tanggamus yang peduli dengan keluarga pasien ini,untuk itu saya atas nama keluarga pasien mengucapkan ribuan terima kasih,mudah mudahan bantuan ini bermanfaat,” ujar Iskandar.
Sementara Lurah Kuripan Hendarman ketika di hubungi oleh ketua rt Iskandar melaluai handpon mangatakan, mungkin hari senin baru bisa di usahakan bantuan nya. Sedangkan ini baru hari kamis, lalu mereka mau makan apa selama jeda waktu empat hari ini.
Iskandar menambahkan, jika semua yang di minta isolasi mandiri dirumah masing masing tampa bantuan,lalu mereka mau makan apa,untuk itu syaa sebagai ketua rt meminta agar pihak pemkab Tanggamus segera mengambil langkah untuk mengatasi masalah ini,karana jika tidak warga yang di wajibkan isolasi akan sangat mungkin melanggar protokol yang di wajibkan pemerintah.
Dan jika sudh demikian maka penekanan penyebaran covid 19 ini akan sangat mustahil bisa efektif.pungkas nya.
Dan ketika di hubungi via whats app sekretaris daerah kabupaten Tanggamus Hamid Hariansyah Lubis,ceklis atau tidak aktif hingga berita ini di turunkan belum ada respon.(Opoy)






