Fokus Soal Anak, LPAI Sinergi Dengan Polres Pesawaran

 

P E S A W A R A N – (PeNa), Fokus dengan persoalan yang melibatkan anak-anak, Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Kabupaten Pesawaran bersinergi dengan kepolisian setempat, Jum’at (28/01/2022).

Ketua LPAI Kabupaten Pesawaran Edi Waluyo mengatakan bahwa dalam menekan angka kriminalitas yang melibatkan anak perlu dukungan dari beberapa pihak, salah satunya dengan kepolisian sebagai Aparat Penegak Hukum.

“Terutama untuk kasus narkoba, karena akhir-akhir ini narkoba telah menyerang kalangan anak-anak. Jadi bagaimana caranya LPAI berkerjasama dengan Polres bisa memperkecil peluang kejahatan terhadap anak terutama masalah narkoba,” kata dia.

Kemudian, LPAI sebagai lembaga non pemerintah juga akan melakukan kerjasama bersama pemerintah daerah setempat atau instansi terkait yang sama-sama fokus menangani permasalahan anak.

“Kapolres selaku pembina LPAI tingkat kabupaten juga berterimakasih kepada kami yang telah memberikan informasi, karena kita dari awal memang konsen ke masalah anak,” tutur dia, usai beraudiens dengan Kapolres AKBP Vero Aria Radmantyo diruang kerjanya.

Menurutnya, pihaknya telah beberapa kali menginformasikan soal tindak pidana pelecehan terhadap anak dan telah direspon yang kemudian dilakukan proses hukum. Karenanya, kedepan untuk kasus yang melibatkan anak-anak dapat segera diselesaikan sesuai dengan undang-undang dan peraturan yang ada.

“Meski Kapolres sebagai Penasehat dan Pembina LPAI Kabupaten Pesawaran, tapi tidak mengurangi komitmen kami untuk menegur Kapolres kalau memang ada masalah hukum yang tidak terselesaikan, terutama untuk kasus pelecehan terhadap anak-anak,” tegas dia.

Menanggapinya, Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo mengatakan bahwa peraoalan anak-anak memang dibutuhkan keterlibatan dari berbagai pihak selain para orang tuanya.

“Memang harus komprehensif dalam menangani masalah anak, tidak bisa hanya dilakukan oleh orang tua maupun guru disekolah. Karena, lingkungan juga sangat mempengaruhi bagi perkembangan anak, ” kata dia.

Kemudian, ia juga berharap kepada lembaga ataupun instansi terkait yang menangani soal anak-anak dapat bersinergi dan terus berkomunikasi sehingga perilaku sosial yang menyimpang terhadap anak ditengah masyarakat akan terminimalisir dengan sendirinya.

“Sekarang jaman teknology canggih, keterbukaan informasi mudah diakses oleh siapapun terutama anak-anak yang memegang android. Nah, kalau tidak ada yang mengawasi dan mengarahkan maka anak akan lebih senang meniru dengan perilaku yang didapat melalui internet, ” ujar dia.

Ia juga menghimbau kepada seluruh orang tua di Bumi Andan Jejama yang memiliki anak dibawah umur untuk dapat mengontrol ketika sedang menggunakan handphone. Lalu, memperhatikan perkembangan anak sehingga dapat terhindar dari pengaruh yang menyesatkan.

“Orang tua wajib mengontrol perilaku putra putrinya yang masih dibawah umur, jangan sampai terpengaruh oleh tontonan yang dilihatnya dari luar. Paham radikalisme, pornografi dan lainnya kerap menyasar kepada anak ketika mereka membuka internet dihpnya. Juga, dilingkungannya, harus diperhatikan karena perederan narkoba sudah mulai memperdaya anak sebagai kurir, ” tegas dia.

Kedatangan Ketua LPAI dan jajaran untuk bersinergi dengan pihak kepolisian juga diapresiasi Kapolres AKBP Vero Aria Radmantyo. Apalagi lembaga tersebut memang dipimpin Kak Seto yakni oleh orang yang sangat sayang dengan anak dan sejak lama konsen terhadap perkembangan anak di Indonesia.

 

 

Oleh: sapto firmansis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *