Way Kanan (PeNa)-Calon wakil Gubernur (Cawagub) Chusnunia Chalim di duga melakukan kampanye terselubung dengan menghadiri pengajian Nahdlatul’Ulama (NU) Kabupaten Way Kanan yang di dua kecamatan yakni Buay Bahuga dan Bumi Agung.
Pasalnya, pengajian yang digelar Rabu (18/04) lalu selain tidak bertepatan dengan jadwal kampanye pasangan Calon (Paslon) nomor Tiga sebagiamana yang telah diatur Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Lampung, warga Nahdliyin yang ada di dua Kecamatan itu sama sekali tidak mengundang Nunik, kendati mantan anggota DPR-Ri itu merupakan pengurus pusat Fatayat NU
Dari pantauan, pengajian pertama yang berada di Desa Pisang Baru Kecamatan Bumi Agung, Bupati nonaktif Lampung Timur dengan pengawalan Banser dan Anggota DPRD Way Kanan Fraksi PKB mendatangi lokasi kegiatan dan sontak membuat kaget panitia karena sebelumnya tidak ada pemberitahuan secara resmi jika acara tersebut akan mengundang Nunik.
Kuatnya indikasi jika Nunik sengaja memanfaatkan posisi sebagai pengurus Fatayat NU diungkapkan PPl Pisang Baru yang enggan diberitakan namanya mengakui merasa kecolongan atas kedatangan Cawagub Nunik dan di kesempatan tersebut di akuinya jika orang dekat mantan Ketua PKB Lampung Musa Zainudin itu saat memberikan sambutan cenderung mengajak dan mengarahkan konstestan pengajian pada kepentingan politik Pilgub Juni mendatang.
Sementara Panwascam Bumi Agung, Zulhadi mengakui jika ada dugaan pelanggaran yang dilakukan karena kehadiran Nunik selain tidak di undang , indikasi kampanye terselubung juga terlihat saat Cawagub menyempatkan diri mengunjungi Pasar Pisang baru yang notabene saat itu aktifitas ekonomi yang terjadi sedang dalam kondisi ramai.
“Panwascam Bumi Agung berinisiatif akan melakukan hering ke KPU Way Kanan terkait persoalan itu,’singkatnya.
Terpisah Nunik Saat di konfirmasi melalui pesan WhatsApp meski terkirim namun belum membalas.






