Jasa Raharja Bantu Kembangkan Wisata Teluk Kiluan

BANDARLAMPUNG (PeNa) – PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Cabang Bandarlampung, melaksanakan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat, di Teluk Kiluan, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, pada Kamis (08/04).

Kepala PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Cabang Bandar Lampung, Margareth V.S. Panjaitan membenarkan, pihaknya bersama Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, KSOP Kelas I Panjang, Basarnas Provinsi Lampung, BMKG Panjang, Dinas Parawisata dan Perangkat Desa Teluk Kiluan, melaksanakan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat.

“Program ini merupakan wujud sinergi PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Cabang Bandar Lampung bersama Pemerintah Provinsi Lampung dan instansi terkait, mengingat potensi wisata di kawasan Teluk Kiluan,”kata Margareth V.S. Panjaitan.

Menurutnya, dalam pelaksanaannya, diawali dengan kegiatan silaturahmi berupa, memberikan edukasi kepada masyarakat pesisir, yang bekerja sebagai nelayan dan pemandu wisata. Tujuannya, agar masyarakat memahami potensi yang dimiliki sehingga dapat menciptakan ekosistem wisata berbasis kelestarian lingkungan dan dapat berkontibusi terhadap kemajuan ekonomi masyarakat.

“Edukasi secara komprehensif ini, diharapkan dapat mendorong adanya peningkatan kualitas serta pemahaman yang merata dimasyarakat, sehingga tidak ada unsur yang diabaikan termasuk keselamatan transportasi sebagai bagian tak terpisahkan dari wisata Kemaritiman,”ujarnya.

Sebagai bagian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), lebih lanjut kata Margareth V.S. Panjaitan, pihaknya juga melaksanakan penanaman pohon, melalui program Bina Lingkungan (CSR) sebagai simbol kelestarian alam yang menjadi karakteristik utama wisata maritim teluk kiluan agar lebih sejalan dengan kearifan lokal masyarakat.

“Kita menyadari kondisi pariwisata masih dibayangi pendemi covid-19. Oleh sebab itu, dalam kegiatan, kami menyertakan tim dokter dan paramedis untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat sekitar, sehingga dampak sosial program ini juga dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar,”terangnya.

Kedepan, tambah Margareth V.S. Panjaitan, diharapkan adanya perhatian dan pendampingan secara berkesinambungan terhadap kawasan Teluk Kiluan, baik fisik, sarana, prasarana dan kualitas sumber daya masyarakat (skill) melalui berbagai program seperti, bantuan sarana umum, fasilitas keagamaan, keselamatan transportasi, kesehatan masyarakat, pendidikan, ekonomi kreatif, kelestarian lingkungan dan program lainnya.

“Itu akan mendorong kawasan Teluk Kiluan, menjadi primadona wisata, di Provinsi Lampung, bahkan di tingkat Nasional,”imbuhnya.(Obin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *