P E S A W A R A N – (PeNa), Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Pesawaran Anca Martha Utama kaget melihat kondisi sekolah yang kekurangan bangku siswa di SD Negeri 23 Gedung Gumanti Tegineneng.
Hal tersebut terungkap ketika melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada sejumlah sekolah SD Negeri dan SMP Negeri yang ada di Kecamatan Tegineneng dan Kecamatan Negeri Katon.
“Kok masih ada sekolah yang kekurangan bangku, ini tidak boleh. Nanti kita carikan atau setidaknya harus segera dianggarkan. Prinsipnya, sekolah tidak boleh kekurangan bangku, apalagi sampai kegiatan belajar mengajar terganggu, ” kata dia saat sidak disekolah tersebut, Selasa (05/10/2021).
Meski di sekolah SD Negeri 23 tersebut hanya memiliki 46 murid mulai dari kelas 1 hingga kelas 6, Anca meminta kepada guru pengajar dan kepala sekolah harus terus berbenah sehingga dapat menarik simpati masyarakat untuk menyekolahkan anak-anaknya di sekolah yang dimaksud.
“Nah, ini banyak bangku sekolah yang tidak terpakai. Nanti minta tolong dibuatkan berita acaranya untuk dapat diberikan pada SD Negeri 23 yang kekurangan, jadi soal kekurangan bangku sekolah kita langsung selesaikan. Inilah gunanya turun ke lapangan, bisa lebih cepat menyelesaikan persoalan dengan taktis, ” ujar dia, saat melihat tumpukan bangku di SD Negeri 10 Trimulyo Kecamatan Tegineneng.
Dalam sidak disejumlah sekolah tersebut, masih ditemukan beberapa sekolah yang masih belum menerapkan disiplin protokol kesehatan (prokes) covid-19 guna mencegah penyebarannya. Bahkan, ada sekolah yang masih belum melaksanakan kegiatan belajar tatap muka yakni SD Negeri 13 Negeri Katon.

Anca juga meminta kepada seluruh tenaga pendidik yang ada di Kabupaten Pesawaran untuk lebih mengedepankan rasa membangun dan memiliki.
“Tentunya sistemnya ada yang perlu diperbaiki, tidak boleh lagi ada guru atau kepala sekolah yang cuek terhadap kondisi sekolah, mereka tentunya harus memiliki inovasi untuk menciptakan iklim yang nyaman, edukatif dan sehat, apalagi dalam situasi pandemi seperti ini, outputnya siswa sekolah bisa menyerap pelajaran yang diperoleh untuk ilmu serta bekal dimasa depan,” tegas dia.
Oleh: sapto firmansis






