Kapolda Siapkan Penambahan Personil Dan Mapolsek Untuk Pesawaran

PESAWARAN-(PeNa),  Penambahan personil Polri dan gedung Mapolsek diwilayah pesisir Kabupaten Pesawaran segera terealisasi, tinggal percepatan komunikasi dengan pemerintah daerah guna membahas pengadaan lahan. Demikian dikatakan Kapolda Lampung, Irjend Pol Suntana di Mapolres Pesawaran, Selasa (30/1).
Ungkapan jendral bintang dua tersebut disampaikan didepan Forkopimda, Tokoh agama, Tokoh masyarakat, Tokoh adat,  Bhabinkamtibmas dan Babinsa se-Kabuaten Pesawaran.”Ya kita siapkan personil untuk penambahan diwilayah Kabupaten Pesawaran, namun ya tidak banyak karena harus dibagi dengan kabupaten lain yang juga masih kekurangan anggota Polri dalam melayani masyarakatnya. Kalau untuk mapolsek, kita akan siapkan. Tinggal nantinya pemda menyiapkan lahan, intinya akan kita akomodir tinggal percepatan komunikasi saja, ” kata Irjend Pol Suntana dalam kunjungannya.
Dalam kunjungannya,  Kapolda juga meminta masukan dan saran dari berbagai kalangan masyarakat guna memahami dan meningkatkan kualitas pelayanan polisi kepada publik. “Silahkan kepada masyarakat, baik dari tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda maupun dari organisasi kemasyarakatan kami memohon memberikan masukan atau saran dan kritik. Saya ingin lebih dekat dalam berinteraksi dan jujur apa adanya. Silahkan, ” tegas dia.
Menanggapi Kapolda Irjend Pol Suntana,  Bupati Dendi Ramadhona mengatakan bahwa kunjungannya ke Kabupaten Pesawaran merupakan kehormatan tersendiri.”Suatu kehormatan bagi kami masyarakat Pesawaran dengan kunjungan Kapolda Lampung dan menerima masukan atau pun saran dari masyarakat. Perlu dijelaskan,  perubahan paradigma masyarakat terhadap kesadaran mentaati peraturan dan hukum sangat baik setelah adanya Polres Pesawaran. Kendalanya, daya dukung dari SDM Polri masih kurang. Seperti kondisi Polsek Padang Cermin yang membawahi lima kecamatan. Kami meminta jika berkenan untuk ditambah personil Polri di daerah Pesawaran,” kata Dendi.
Dan Pimpinan Muhammadiyah Pesawaran, Edi Waluyo mengungkapkan bahwa untuk mendukung kegiatan Polri hendaknya di dukung dengan peraturan daerah (perda).”Kami selaku organisasi keagamaan tentunya sangat mendukung program kepolisian. Namun, untuk peredarn minuman keras di Kabupaten Pesawaran, kami meminta diadakan peraturan daerah agar lebih tegas dan jelas, ” ungkapnya.
Apresiasi kepada Irjend Pol Suntana pun disampaikan oleh Penyimbang Adat Kabupaten Pesawaran,  Firman Rusli.”Kami selaku penyimbang adat sangat mengapresiasi langkah Kapolda di Pesawaran. Karena, adat juga ikut terlibat dalam menyelesaikan permasalahan ditengah masyarakat,” ucap dia
Berbeda dengan Ketua KPU Kabupaten Pesawaran, Amin Udin yang mengatakan bahwasanya dalam menjalankan tugasnya sangat memerlukan bantuan kepolisian.”Kami sangat membutuhkan kepolisian dalam menjalankan tugas, terutama pada saat berlangsungnya tahapan pemilu. Untuk menuju ke pulau pulau kecil terluar, kami mohon dukungannya kapal dan personilnya. Sehingga bisa tetap terjangkau dan aman, ” kata dia.
Selain itu, Amin juga mendorong kepolisian untuk dapat melakukan safari ramadhan ke pondok pesantren agar lebih dekat dan masyarakat tidak merasa takut dengan polisi. “Kalau boleh usul, pak kapolda. Saat puasa nanti, polda bisa lakukan safari ramadhan ke pondok pesantren agar masyarakat lebih dekat dan merasa aman. Tidak lagi dihantui dengan rasa takut atau di cap sebagai teroris, ” pinta dia. PeNa-spt.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *