Kejari Dan Pemkab Pringsewu Berinteraksi Dengan Ping-pong

PRINGSEWU-(PeNa), Dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa Ke-58, Bupati Pringsewu Sujadi membuka kejuaraan tenis meja se- Provinsi Lampung Kajari Pringsewu Cup I di gedung Graha K.H. Ahmad Dahlan, Pringsewu Barat, Kamis (12/7).
Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pringsewu manfaatkan olah raga Tenis Meja atau biasa disebut Ping-pong sebagai momentum meningkatkan interaksinya. Sebanyak 120 peserta mengikuti kejuaraan tenis meja tersebut yang akan dilangsungkan selama tiga  hari yakni sejak tanggal 12-14 Juli 2018.
Turut menghadiri pembukaan kejuaraan tersebut, Ketua KONI Provinsi Lampung dan KONI Kabupaten Pringsewu, Ketua PTMSI Provinsi Lampung dan PTMSI Kabupaten Pringsewu, serta jajaran Dispora Provinsi Lampung dan Kabupaten Pringsewu, beserta Kejaksaan Negeri Pringsewu.
Menurut Kepala Kejaksaan Negeri Pringsewu Asep Sontani Sunarya,  kejuaraan tenis meja ini memiliki nilai yang sangat penting, khususnya bagi Kejaksaan Negeri Pringsewu, karena bisa menjadi indikator berjalannya program kerja organisasi.
“Oleh karena itu saya berharap kejuaraan ini bisa menjadi sarana konsolidasi organisasi, serta pembinaan prestasi,” kata dia.
Dipilihnya olahraga tenis meja, menurut Asep, karena tenis meja merupakan cabang olahraga yang dinilai aman serta murah, selain mempunyai manfaat lainnya, yakni dapat mengurangi kepikunan,” ujarnya.
Menyikapi hal tersebut, Bupati Sujadi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kejuaraan tenis meja se Provinsi Lampung oleh Kejaksaan Negeri Pringsewu.
“Saya berharap sinergitas yang selama ini terjalin antara Kejaksaan Negeri  dengan Pemkab Pringsewu dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Termasuk penyelenggaraan kejuaraan tenis meja ini yang merupakan salah satu bentuk dan upaya untuk meningkatkan kemajuan bidang olahraga di Kabupaten Pringsewu,” kata Sujadi.
Ditegaskan, kedepan kejuaraan tenis meja Kajari Pringsewu Cup lebih ditingkatkan. “Untuk tahun-tahun yang akan datang,  ini bisa ditingkatkan. Baik dari jumlah peserta dan sebagainya, bahkan dapat  dijadikan sebagai Piala Bergilir, ” tegas dia. PeNa-spt.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *