Langit Mendung Di Festival Pahawang Eco Tourism

 

PESAWARAN-(PeNa), Festival Pahawang dilaksanakan dengan berbagai kegiatan. Meski langit mendung, peserta lomba dalam festival tersebut tetap bersemangat dan antusias.
Bupati Pesawaran,Dendi Ramadhona mengatakan bahwa kegiatan Festival Pahawang Eco Tourism mengusung kearifan lokal dengan tema Pahawang Sejuta Warna.”Kita buka festival pahawang eco tourism kali ini mengusung tema pahawang sejuta warna dengan menjunjung kearifan lokal,” kata Dendi saat membuka festival tersebut di Pulau Pahawang,Minggu (26/11) pagi.
Dalam sambutannya,Dendi menuturkan bahwa festival dimaksudkan untuk mengeksplorasi keindahan alam yang ada di pulau tersebut.”Festival ini dalam rangkaian kegiatan mengeksplorasi alam dan diharapkan bisa menarik wisatawan. Baik wisatawan lokal maupun manca negara, mengingat Pulau Pahawang sudah mendunia dan menjadi primadona Kabupaten Pesawaran,” tutur dia.
Dijelaskan Bupati, bahwa selama ini keberlangsungan pariwisata di Pulau Pahawang sangat bergantung pada kebersihan,kenyamanan dan peran aktif masyarakat dalam melayani pengunjung.”Masyarakat sudah sadar wisata, namun demikian kebersihan dan kenyamanan wisatawan juga bergantung pada masyarakatnya. Untuk itu, hendaknya harus bisa menjaga lingkungan baik dilaut maupun didarat,” jelas dia.
Kedepannya,tegas Dendi, kegiatan festival Pahawang harus dilakukan secara mandiri oleh desa.”Sekarang masih kita support dari pemda,kedepan akan dilakukan secara mandiri oleh desa. Untuk itu,kita libatkan semua komunitas untuk meramaikan dan mendukung kegiatan festival pahawang.” tegas Dendi.
Kegiatan tersebut dihadiri semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Pesawaran dan jajaran. Selain itu, Gubernur Lampung, Muhamad Ridho Ficardo juga turut memeriahkan pada pelaksanaan festival.”Pulau Pahawang merupakan destinasi pariwisata dan telah mendunia. Untuk itu,kegiatan ini sangat mendukung mengembangkan wisata di Pulau Pahawang. Berbagai kekurangan fasilitas segera kita lengkapi, baik infrastruktur darat maupun laut,” kata Ridho.
Pantauan PeNa,kegiatan festival pahawang tersebut sudah dilangsungkan selama beberapa waktu sebelumnya. Diantaranya,melukis payung,snockling,bersih-bersih pantai, peragaan tari-tarian kolosal dan fun bike yang diikuti seluruh komunitas pesepeda di Provinsi Lampung dan Sumatera Selatan. Tak luput,wisatawan asing dari Swedia,China,Korea dan wisatawan lokal dari Pulau Jawa dan provinsi lainnya ikut membaur pada pelaksanaan festival pahawang.
Untuk diketahui, di Pulau Pahawang telah tersedia home stay yang ditawarkan masyarakat sekitar. Sementara untuk listrik,pemerintah daerah baru mengupayakan pemasangan pada 400 rumah yang dilakukan PLN dengan pembangki PLTD. Fasilitas lain seperti peralatan renang dan menyelam juga disediakan untuk wisatawan yang akan menikmati keindahan alam bawah laut. PeNa-spt.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *