PelitaKU, Lahir Dari Gagasan Siap Berbagi Kebermanfaatan untuk Masyarakat

PENA – Sebagai lembaga pendidikan formal, pergerakan sekolah tentu tak lepas dari dampaknya terhadap siswa. Sebagai objek utama yang harus diperhatikan sekolah, perkembangan dan prestasi murid wajib diutamakan.

Di era yang penuh dengan informasi serta gebrakan aktivitas dari berbagai penjuru, sebetulnya sekolah juga punya tanggung jawab untuk ikut andil di dalamnya. Fenomena dan dinamika sosial pada masyarakat harus menjadi suatu hal yang juga diperhatikan oleh sekolah.

Lembaga yang keberadaannya bersanding dengan masyarakat ini juga perlu memberi dampak positif di lingkungan terdekat. Bukan hanya untuk menjawab kebutuhan masyarakat, tetapi juga agar dapat tumbuh menjadi lembaga yang mengajarkan pada seluruh komponennya untuk dapat menjadi individu yang bermanfaat bagi sesama.

Sebuah lembaga pendidikan di Bandar Lampung telah menunjukkan eksistensinya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan menanamkan nilai kebermanfaatan pada siswa, guru, dan komponen lain yang ada di dalamnya.

Yayasan Pelita Khoirul Ummah (PelitaKU) yang selama 10 tahun terakhir mendirikan TK dan SD sebagai lembaga pendidikan formal, hari ini tak hanya aktif melaksanakan kegiatan belajar mengajar di dalam kelas saja.

Sebagai bentuk tanggung jawab yayasan pada perkembangan mutu dan kualitas sekolah, PelitaKU juga terus menciptakan ragam aktivitas baik akademik maupun non akademik yang beragam, bahkan melibatkan banyak pihak.

Hal ini selaras dengan upaya yayasan dan manajemen sekolah dalam memperbaiki kualitas guru, agar dapat menghadirkan pembelajaran yang tak hanya unggul dalam nilai tetapi juga menggunakan metode-metode yang jarang digunakan sekolah lain.

Guru-guru di PelitaKU tak jarang mendapatkan kesempatan menjadi fasilitator untuk kebutuhan masyarakat, salah satunya dengan memberi ceramah dalam pengajian rutin warga sekitar. Kegiatan ini bertujuan agar guru terbiasa untuk berbagi manfaat meluas dan tak hanya disibukkan dengan aktivitas mengajar.

Selain guru, siswa-siswa di PelitaKU juga memiliki aktivitas beragam. Bukan hanya diajarkan tentang ibadah dan didampingi proses belajar membaca serta menghafal Al-Qur’an, mereka juga diajak guru bermain dengan beragam permainan tradisional, menyelenggarakan market day, juga outing class agar siswa mendapatkan kesempatan belajar hadir di tengah masyarakat.

Khusus kegiatan outing class, siswa juga dapat berinteraksi dengan pelaku usaha lintas bidang dan belajar langsung dari ahlinya. Kemampuan interaksi dan komunikasi inilah yang diharapkan dapat menjadi bekal siswa ketika bertumbuh menjadi individu yang kian dewasa.

Setelah hampir satu dasawarsa hadir, pada tahun ajaran baru 2023/2024 nanti PelitaKU akan mulai membuka jenjang SMP yang diberi nama SMP Qur’an Pelita Khoirul Ummah. Kehadiran jenjang baru dalam yayasan PelitaKU merupakan wujud komitmen untuk terus mendampingi tumbuh kembang siswa, dan dapat melahirkan sosok-sosok yang cinta Al-Qur’an, santun, dan berwawasan global.

SMP Qur’an PelitaKU juga akan menghadirkan progran pondok pesantren berbasis bilingual untuk menunjang kebutuhan siswa dalam bahasa asing. Tak hanya itu, siswa juga akan difasilitasi berbagai aktivitaa lifeskills sesuai minat, konseling tentang karir, hingga program parenting khusus bagi orang tua siswa.

Ketiga jenjang pendidikan di bawah naungan PelitaKU pun sudah mulai melaksanakan penerimaan peserta didik baru (PPDB). Proses PPDB dilakukan secara online melalui s.id/ppdbpelitaku2023 atau dapat juga diikuti dengan langsung datang ke sekolah di Jl. Purnawirawan Raya No.41 Gunung Terang, Langkapura, Bandar Lampung.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.