PESAWARAN-(PeNa), Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemda Kab) Pesawaran menolak Virus Corona (Covid-19) masuk di wilayahnya. Demikian dikemukakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bumi Andan Jejama Mustari, Kamis (26/03/2020).
Penolakan virus mematikan tersebut dilakukan dengan cara mendistribusikan Disinfektan di 11 Kecamatan yang ada dan melakukan penyemprotan cairan Disinfektan menggunakan kendaraan pemadam kebakaran diseluruh tempat publik secara bersamaan.

“Kalau penyemprotan cairan Disinfektan sebenarnya sudah kita mulai beberapa waktu lalu, namun kali ini kita laksanakan secara bersamaan setelah sebelumnya kita distribusikan cairan pembunuh bakteri tersebut di sebelas kecamatan yang ada dan untuk didistribusikan ke desa-desa,” kata dia.
Ia juga menerangkan, sebagai Ketua Gugus tugas penanggulangan wabah virus covid-19 selalu siap siaga dan telah mendirikan beberapa posko guna melayani kebutuhan masyarakat terkait Disinfektan ataupun antiseptik lain.
“Di halaman RSUD Pesawaran kita buat Posko dengan mendirikan tenda untuk melakukan screenning pada masyarakat yang akan masuk ke rumah sakit tersebut. Ya,kita lakukan penyemprotan dan cuci tangan dengan antiseptik handsanitizer,” ujar dia.
Penyemprotan massal tersebut rencananya dilangsungkan sampai hari Sabtu (28/03/2020). Kemudian, penyemprotan Disinfektan juga akan diikuti oleh pemerintah desa diseluruh Kabupaten Pesawaran.
“Hari ini kita semprot Disinfektan massal diwilayah pesisir yakni ditempat publik seperti gereja,masjid,mushola, sekolah dan pasar serta tempat lain. Besok rencananya kita lakukan di rumah dan toko di sepanjang jalan yang ada di Gedong Tataan,” tutur dia.
Kemudian, nantinya pemerintah desa akan melakukan hal yang sama secara stimulan pada waktu mendatang dengan anggaran dari APBDesnya.
“Kemendagri sudah mengeluarkan regulasinya untuk desa agar dapat mengalokasikan anggaran Dana Desanya guna penanggulangan virus Corona. Nah, kalau semua elemen baik institusi pemerintah, Polri dan TNI serta masyarakat bersatu padu melakukan pencegahan maka Insha Allah, virus Corona tidak akan masuk. Tentunya, kita semua juga harus berdoa selain berikhtiar,” tegas dia.

Lelaki flamboyan tersebut juga berharap kepada seluruh masyarakat Bumi Andan Jejama untuk mematuhi himbauan yang sudah dikeluarkan Bupati Dendi Ramadhona dan himbauan yang secara terus menerus dilakukan oleh Polri dan TNI agar tidak melakukan aktifitas diluar rumah serta berkerumun guna menghindari penyebaran Virus Covid-19.
Oleh: sapto firmansis






