PRINGSEWU,(PeNa) — Pemerintah Kabupaten Pringsewu kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui penyaluran Bantuan Pangan Beras tahap II untuk periode Juli-September 2026. Penyaluran perdana secara simbolis tersebut dilaksanakan di Pekon Blitarejo, Kecamatan Gadingrejo, pada Senin (24/8/2026).
Wakil Bupati Pringsewu, Umi Laila, hadir langsung untuk menyerahkan bantuan kepada perwakilan warga. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan bahwa program ini merupakan langkah strategis pemerintah dalam mengurangi beban pengeluaran masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan. Selain itu, bantuan ini juga bertujuan untuk mendukung penanganan kerawanan pangan, kekurangan gizi, pengentasan kemiskinan, serta mengendalikan gejolak harga pangan dan inflasi di daerah.
“Hal tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023, yang menegaskan pentingnya penyelenggaraan pangan dalam rangka memenuhi kebutuhan dasar manusia dan mewujudkan masyarakat yang sejahtera,” ujar Umi Laila di hadapan jajaran Pemkab Pringsewu, perwakilan Bulog, serta aparatur pekon setempat.
Berdasarkan data pemerintah daerah, penyaluran di Kecamatan Gadingrejo mencakup sebanyak 10.984 Penerima Bantuan Pangan (PBP), dengan rincian 572 PBP berasal dari Pekon Blitarejo. Masing-masing keluarga penerima mendapatkan alokasi beras sebanyak 30 kg untuk periode Juli hingga September 2026. Secara keseluruhan di Kabupaten Pringsewu, jumlah penerima mencapai 55.048 PBP dengan total alokasi beras yang disalurkan mencapai 1.651.440 kg.
Wabup Umi Laila menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan pangan merupakan hak dasar manusia yang harus dijamin ketersediaannya oleh pemerintah dalam jumlah yang cukup, aman, bermutu, bergizi, merata, dan terjangkau. Ia berharap proses distribusi ini dapat berjalan lancar, tertib, transparan, serta tepat sasaran sehingga memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.
“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat dan menjadi berkah bagi keluarga penerima. Mari kita jadikan program Bantuan Pangan Beras ini sebagai bagian dari upaya bersama untuk menjaga ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan menghadirkan pemerintah yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.






