Pesawaran Insiden Tertinggi Malaria

PESAWARAN-(PeNa), Wilayah Kabupaten Pesawaran menjadi daerah insiden tertinggi malaria dibandingkan 14 kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Lampung. Untuk itu, pemerintah lebih intensif menangani hal tersebut dengan melibatkan lintas sektor baik Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun TNI dan Polri.

Mewakili Dendi Ramadhona, Sekretaris Daerah (Sekda)  Kabupaten Pesawaran, Kesuma Dewangsa mengatakan bahwa penanganan malaria diperlukan banyak peran aktif semua sektor. “Dengan melibatkan lintas sektor terkait diharapkan dapat diperoleh rumusan yang jelas tentang besaran masalah malaria di Kabupaten Pesawaran, sehingga masing-masing satuan kerja dan sektor terkait dapat secara terpadu merencanakan kegiatan dan anggaran pendanaan, khususnya dalam upaya mengendalikan  vektor malaria secara terpadu sesuai dengan Tugas Pokok dan Fungsi OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesawaran.” kata dia.

Sejak terbentuknya Kabupaten Pesawaran Tahun 2007 dan beberapa periode Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dalam 5 tahun terakhir Kabupaten Pesawaran telah berupaya menganggarkan pendanaan kegiatan upaya Pemberantasan Malaria melalui beberapa OPD walaupun masih dalam jumlah yang sangat terbatas, “Tetapi secara terus menerus kegiatan yang beroriantasi penanggulangan penyakit malaria terus kami lakukan. Kami menyadari sepenuhnya  kegiatan tersebut masih jauh dari kebutuhan program dan belum dilaksanakan secara terpadu sehingga dampaknya belum sepenuhnya dapat kita rasakan.” paparnya.

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung memberikan bantuan upaya pengendalian Malaria di Kabupaten Pesawaran. “Kami sampaikan terima kasih, dengan harapan hasil Pertemuan ini kelak menjadi evidence based dalam merencanakan dan menyempurnakan pelaksanaan program pemberantasan penyakit malaria di Provinsi Lampung khususnya di Kabupaten Pesawaran.” ujar dia.

Pertemuan koordinasi dalam rangka upaya eliminasi malaria di lakukan di Aula Pemkab.Pesawaran Rabu (26/7).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten I Bidang Pemerintahan, Syukur, Kasi Vektor P2PTV2, Suwito, Ketua Komite Ahli pengendalian Vektor.Prof.M.Sudomo, Komandan Detasemen Kesehatan Wilayah lampung Letkol.CKM.Sahat,SKM.,Kadis Kesehatan, Harun Tri Joko dan jajaran Forkopimda dan para pejabat dilingkungan pemkab.Pesawaran. PeNa-spt.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *