PROGRAM KAMPUS MENGAJAR, SANGAT MEMBANTU SISWA SDN GEDUNG AGUNG

 

LAMPUNG SELATAN-(PeNa), Nama Saya Alifia Putri Ramadhani, Mahasiswi Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta Program StudI Pendidikan Biologi.

Saya mendapatkan kesempatan untuk menjadi peserta program kegiatan Kampus Mengajar Angkatan 1 tahun 2021 dan selanjutnya ditempatkan di SD Negeri Gedung Agung, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan.

Keadaan Peserta didik di SD Negeri Gedung Agung sama sekali belum pernah memanfaatkan teknologi Informasi dalam penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar.

Salah satu penyebabnya adalah karena minimnya akses jaringan internet, sehingga menyulitkan pembelajaran secara daring, selain itu, banyak murid ataupun wali murid yang belum memiliki gadget.

Oleh sebab itu, kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan selama pandemi ini dilakukan dengan cara mengambil tugas di sekolah untuk seminggu ke depan dan mendengarkan penjelasan materi oleh guru selama 30 menit, selanjutnya tugas dikumpulkan kembali di minggu yang akan datang dan seterusnya.

Dalam melaksanakan Kegiatan pembelajaran saat pendemi ini, saya membuatnya semenarik mungkin, tujuanya agar siswa aktif dan mampu meningkatkan pemahaman dalam kegiatan belajar mengajar.

Kegiatan Pembelajaran dilakukan dengan berjalan mengitari lingkungan sekolah, hal ini bertujuan supaya siswa dapat belajar dari lingkungan sekitar, siswa diarahkan untuk mengamati kerusakan lingkungan yang ada di sekitar sekolah dan selanjutnya mendiskusikan dengan kelompok, untuk mencari penyebab serta dampak dari kerusakan lingkungan tersebut.

Kegiatan ini sangat mendorong siswa untuk aktif dan kreatif, mampu menciptakan pemahaman. Antusiame yang tinggi membuat saya tak henti tersenyum dan bahagia, terlebih ketika medengar dan mengamati siswa saling berebut untuk menjawab pertanyaan.

Selain melakukan pengamatan langsung dan berdiskusi kelompok, kegiatan pembelajaran menggunakan media LCD Proyektor atau yang sering mereka sebut “Bioskop” merupakan media pembelajaran yang sangat digemari seluruh siswa SD Negeri Gedung Agung serta, kegiatan ini mampu meningkatkan antusias minat belajar, sambil mengetahui informasi pelajaran melalui gambar yang ditayangkan.

Secara tidak langsung hal ini untuk memperkenalkan teknologi informasi yang membantu pemahaman siswa dalam belajar.
Banyaknya kegiatan yang saya laksanakan di sekolah, membuat waktu 3 bulan tak terasa sangat cepat sekali berlalu.

Selanjutnya saya, guru, dan seluruh siswa di SD Negeri Gedung Agung harus berpisah. “ibu!, kok belajarnya udahan, saya masih mau belajar lagi apalagi kalo pake bioskop” ujar Moreno salah satu siswa kelas 4. Saya begitu terharu mendengarnya. Ketika saya menyampaikan kata perpisahan di kelas, suasana kelas terasa amat dingin, melihat seluruh siswa yang menunduk dan tak kuasa menahan air mata saat menulis secarik surat dengan gemetar.

Terdengar sesegukan isak tangis yang tak kunjung henti menangisi perpisahan saya dan siswa karena program kampus mengajar yang sudah berakhir. Sebuah pengalaman terbaik yang pernah saya alami dalam kegiatan Kampus mengajar di masa pandemi ini.

Program Kampus Mengajar ini sangat terasa manfaatnya baik bagi saya sendiri dan pihak sekolah. Harapannya program ini akan terus tetap berjalan, tujuanya adalah membantu sekolah-sekolah yang sangat butuh bantuan. Selain itu program ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan diri melalui aktivitas diluar perkuliahan dan dapat secara langsung berinteraksi dengan masyarakat .

Penulis: Alifia Putri Ramadhani, Mahasiswi Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta Program StudI Pendidikan Biologi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *