Sigap Soal Bencana,Ketua TP PKK Pesawaran Turun Ke Lokasi Beri Santunan

P E S A W A R A N -(PeNa), Sigap turut menangani dampak bencana banjir dan tanah longsor,Ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran Nanda Indira Dendi turun ke lokasi beri dukungan moril dan santunan kepada masyarakat yang terdampak, Jum’at (28/02/2025).

 

Tidak sendirian, Nanda turun dengan didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra, serta dinas terkait guna melakukan peninjauan di lokasi bencana.

 

Dengan mengucapkan keprihatinan atas bencana yang terjadi, Nanda juga menyampaikan belasungkawa dan memberikan dukungan semangat serta memberikan sejumlah bantuan ditengah masyarakat yang terdampak.

 

Bantuan yang dimaksud diberikan dari Pemerintah Kabupaten Pesawaran yang diantaranya ada bahan pokok berupa beras, paket sembako, minyak, mie, air mineral, serta beras untuk masyarakat terdampak.

 

“Tetap semangat dan jangan lupa berdoa agar kita semua senantiasa diberi kekuatan dan kesehatan,” kata Nanda, sambil memeluk salah seorang warga dilokasi banjir.

 

Nanda juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada mengingat kondisi cuaca ekstrem yang masih mungkin bisa terjadi, terutama di daerah-daerah rawan bencana.

 

Dan, jika terjadi bencana yang membutuhkan penanganan mendesak masyarakat juga diminta untuk segera melapor melalui call center BPBD Kabupaten Pesawaran di Telepon/WhatsApp: +62 811-716-552.

 

“Segera laporkan kepada Dinas terkait jika memang terjadi bencana yang membutuhkan penanganan mendesak. Mudah-mudahan kita selalu diberikan kesehatan, dan dijauhkan dari segala musibah,” tegas dia.

 

Adapun beberapa wilayah lain yang terdampak meliputi Kecamatan Gedong Tataan, di mana Desa Bagelen mengalami banjir yang menggenangi Jalan Ahmad Yani sehingga sempat menyebabkan kemacetan panjang. Selain itu, sebanyak 400 rumah terdampak dan beberapa kolam ikan jebol.

 

Selain itu, banjir juga menimpa 3 Dusun di Desa Kutoarjo, yakni Dusun 1, Dusun 2, dan Dusun 3 . Di Desa Karang Anyar, dua unit sekolah, satu balai desa, dan 345 rumah terdampak. Sementara itu, di Desa Gedong Tataan tercatat 26 rumah terdampak.

 

Dan, di Desa Sukaraja, sebanyak 21 rumah, tujuh kolam ikan, serta 2,5 hektare sawah terkena dampak banjir. Desa Bogorejo juga mengalami abrasi di area pemakaman umum akibat luapan dari Sungai Way Sebatin serta satu kolam ikan yang rusak.

 

oleh: Sapto firmansis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *