Soal Covid-19, Forkopimda Kabupaten Pesawaran Gelar Rapat 

PESAWARAN-(PeNa), Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pesawaran gelar rapat guna membahas intensitas penanggulangan penyebaran virus corona (covid-19) di Aula Pemda setempat, Rabu (01/04/2020).
Hadir pada kegiatan tersebut, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, Ketua DPRD Kabupaten Pesawaran M.Nasir, Sekda Kabupaten Pesawaran Kesuma Dewangsa, Kapolres Pesawaran AKBP Popon Ardianto Sunggoro, Dandim 0421/Lampung Selatan Letkol Kav Robinson Octavianus Bassie, Danlanal, Dan Brigif 03 Mar Piabung dan OPD serta seluruh camat di Bumi Andan Jejama.
Dalam rapat tersebut, Bupati Dendi Ramadhona mengatakan bahwa wilayahnya belum perlu dilakukan karantina wilayah dengan banyak pertimbangan.
“Kita masih menunggu dari pemerintah provinsi soal peralatan tersebut. Tentang kebutuhan pokok masyarakat,masih terus kita bahas bersama pihak pihak. Ini memang polemik, tapi terus kita koordinasikan dengan pemerintah pusat,” kata dia.
Soal Gugus tugas percepatan penanganan covid-19 ditingkat desa dan kecamatan, menurutnya masih terus ditekankan agar dapat berfungsi dan aktif dengan baik.
“Kepada camat, kita minta segera membuat SOP tentang alur Gugus tugas penanganan covid-19 di desa. Kemudian, terkait pemakaman bagi yang meninggal karena corona sudah dilakukan persiapan. Baik sebagai petugas dan tempat pemakamannya,” ujar dia.
Lalu, tentang Alat Pelindung Diri (APD) yang baru tersedia sekitar 36 buah. Kemudian, kebutuhan para tenaga medis terhadap APD masih belum terpenuhi. Karenanya, pihak medis masih sedikit ragu dalam menangani pasien dengan indikasi suspect covid-19.
“APD hanya 36 buah dan masih menunggu kiriman karena sudah dipesan, tolong nanti didistribusikan terutama di rumah sakit dan puskesmas yang rawan atau berpotensi tinggi paparan virus-19, ” kata dia.

Lalu, Kapolres AKBP Popon Ardianto Sunggoro berharap tidak ada suspect virus covid-19 di Kabupaten Pesawaran. Karenanya, seluruh masyarakat harus sama-sama menyadari dalam pencegahan dengan mengindahkan apa yang dihimbau dan ditekankan Gugus tugas percepatan penanggulangan virus corona.

“Saat dilakukan penyemprotan bersama kemarin, ada yang belum mengena dimasyarakat tentang himbauan. Kita harus buat bagaiamana masyarakat dapat melakukan dengan responsif, dari Gugus sendiri belum membuat banner himbauan yang dapat dipahami masyarakat seperti di tempat-tempat keramaian atau diterminal massa. Padahal, kita bisa turun dimasyarakat dengan menghimbau secara humanis dan tidak mengganggu aktifitasnya, ” ujar dia.
Lalu, Dandim 0421/Lampung Selatan Letkol Kav Robinson Octavianus Bassie mengatakan bahwa virus covid-19 bukanlah wabah yang biasa,namun sangat berbahaya karena penyebarannya sangat cepat dan mematikan.
“Kita tekankan kepada aparatur mulai dari RT,Kadus,Kades sampai camat. Mereka harus mendata sendiri warga yang baru pulang dari luar daerah dan terutama pandemi corona. Ini wabah yang sangat bahaya dan harus dengan serius penanganannya,” ucap dia.
Selain itu, guna membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya setelah adanya wabah corona maka diperlukan solusi yang baik.
“Operasi pasar perlu dilakukan, mengingat harga-harga kebutuhan pokok sudah mulai naik. Kita himbau untuk tetap dirumah,tetapi kita juga harus menyiapkan apa yang menjadi kebutuhan hidupnya,” kata dia.
Ikut mengemukakan, yakni Ketua DPRD Kabupaten Pesawaran yang menambahkan bahwa Gugus tugas harus bisa membangun sinergitas dengan seluruh komponen masyarakat.
“Kami meminta kepada seluruh komponen masyarakat harus melibatkan diri untuk berbuat, tinggal bagaimana koordinasinya agar dapat mengena ditengah masyarakat,” ucap dia.
Ia juga menegaskan, tidak hanya Gugus tugas yang melakukan ini namun sebagai Bupati Pesawaran harus juga melibatkan seluruh tokoh masyarakat, tokoh agama,tokoh pemuda dan lainnya.
“Sebagai Ketua DPRD, kami mengajak kepada seluruhnya untuk berbuat. Jangan tenaga medis merasa takut karena tidak memiliki Alat Pelindung Diri, ” tegas dia.
Terungkap dalam rapat tersebut, wilayah Kabupaten Pesawaran tidak ada yang suspect virus-19. Namun demikian,seluruh masyarakat diminta terus menjaga pola hidup sehat dan selalu cuci tangan sebelum dan sesudah beraktifitas. Kemudian, dilingkungan ditekankan per-empat hari sekali disemprotkan disinfektan guna mematikan virus dan bakteri.
Oleh: sapto firmansis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *