Soal Paham Radikalisme, Aom Ultimatum Mahasiswanya

BANDARLAMPUNG – Ditengah maraknya penyebaran paham Radikalisme di situs online ataupun media sosial. Rektor Universitas Lampung, Prof Karomani memberikan peringatan keras untuk Mahasiswanya.

Aom-Sapaan akrabnya, meminta mahasiswa Unila agar tidak terlibat dengan kegiatan-kegiatan radikalisme, yang akhir-akhir ini mulai marak di Lampung.

Dia pun mewanti-wanti mahasiswanya  agar jangan sekali-sekali belajar agama dari google. Sebab saat ini banyak sekali paham radikal yang menyesatkan tersebar di google maupun media sosial.

“Kalau adik-adik ingin belajar agama jangan dari Google. Sebab bedasarkan bocoran dari Intelejen, banyak paham radikalisme tersebar bebas didunia maya sasaran utamanya mahasiswa,” kata dia dalam sambutan diacara pemberoan penghargaan kepada mahasiswa berprestasi, di GSG Unila, Selasa (8/11).

Ketua Forum Rektor Penguat Karakter Bangsa (FRPKB) Seluruh Indonesia, ini menyebutkan sebagai tulang punggung negara, mahasiswa sering kali dijadikan sasaran utama penyebaran paham radikalisme. Tujuan utamanya mendirikan negara Islam di Indonesia.

“Saat ini banyak sekali paham yang membenturkan Pancasila dan Agama. Jika mahasiswa tidak memiliki pemikiran yang keritis pasti dengan mudah akan terpengaruh, sehingga kemudian mudah dimasuki oleh paham-paham radikal,” kata dia.

Untuk itu, lanjutnya, agar mahasiswa tidak disusupi oleh paham radikalisme,  dia mengajak mahasiswa untuk membaca buku tentang islam dari berbagai karangan, bukan bedasarkan membaca google.

“Jika mahasiswa islami moderat, silahkan baca Hassan Hanafi, Bajurahman dari pakistan, nurholis majid.
Jangan hanya buku satu nanti anda jadi kuper, kemudian anda menjadi fanatik. Kemudian menafikan pemikiran-pemikiran tokoh yang lain. Baca buku sebanyak-banyaknya supaya lebih luas pemahamnya temtang agama,” tegas dia. (RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *