STAK Yogyakarta Gerakkan Gotong Royong, Pasang Genteng Rumah Warga Sleman

‎SLEMAN (PeNa) – Yayasan STAK Yogyakarta kembali menunjukkan kepedulian sosial melalui gotong royong pemasangan genteng rumah warga di Ngangkruk, Selomartani, Kalasan, Sleman, Kamis (10/9/2026) pagi bersama komunitas setempat.
‎
‎Gotong royong tersebut dimulai pukul 08.00 WIB dan melibatkan keluarga besar Yayasan STAK Yogyakarta bersama lintas komunitas dalam wadah sosial kemanusiaan secara bersama terus.
‎
‎Tim Bedah Rumah STAK Yogyakarta turun langsung membantu pemasangan genteng rumah milik anak menantu Mbah Cokro, yang merupakan anggota pengurus setempat di sana.
‎
‎Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kepedulian sosial tidak berhenti pada bantuan materi, tetapi diwujudkan melalui tenaga, kebersamaan, dan gotong royong nyata bersama di lapangan.
‎
‎Pengurus STAK Yogyakarta Mbah Cokro menegaskan, kegiatan sosial kemanusiaan merupakan bagian penting dari program organisasi untuk membantu masyarakat yang membutuhkan kehadiran bersama secara nyata bagi masyarakat.
‎
‎“Kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat, terutama ketika ada warga membutuhkan bantuan, sehingga beban mereka dapat terasa lebih ringan bersama,” ujar Mbah Cokro.
‎
‎Menurut pengurus, gotong royong pemasangan genteng tersebut juga menjadi bentuk perhatian kepada anggota sendiri yang membutuhkan dukungan dalam memperbaiki hunian secara bersama di Ngangkruk.
‎
‎“Semangat kebersamaan harus terus dijaga,” katanya, “agar pekerjaan rumah dapat diselesaikan melalui tenaga dan kepedulian berbagai pihak secara bersama hingga benar-benar tuntas.”
‎
‎STAK Yogyakarta menyebut kegiatan sosial tidak hanya berfokus pada renovasi rumah atau bedah rumah, melainkan berbagai kebutuhan masyarakat lainnya yang mendesak pula bersama.
‎
‎“Kami tidak ingin hanya datang ketika ada kegiatan besar, tetapi berusaha hadir dalam persoalan masyarakat yang membutuhkan bantuan nyata dan cepat,” tegasnya.
‎
‎Pengurus STAK Yogyakarta mengatakan, kehadiran organisasi di tengah masyarakat diharapkan mampu menghadirkan senyum serta meringankan persoalan penerima manfaat secara langsung dan berkelanjutan bersama.
‎
‎“Gotong royong menjadi kekuatan sosial yang menyatukan berbagai komunitas untuk membantu sesama,” kata Mbah Cokro.
‎
‎Lintas komunitas yang tergabung dalam wadah STAK Yogyakarta turut mendukung kegiatan tersebut dengan tenaga dan semangat kebersamaan sejak pagi hari hingga selesai bersama.
‎
‎Menurut STAK Yogyakarta, kolaborasi menjadi kunci agar berbagai persoalan sosial dapat ditangani bersama tanpa membebankan seluruh tanggung jawab kepada satu pihak saja bersama.
‎
‎“Kami akan terus bersinergi dan berkolaborasi dengan TNI, Polri, pemerintah, serta seluruh lapisan masyarakat dalam kegiatan sosial kemanusiaan,” ujar Mbah Cokro demi kepentingan masyarakat.
‎
‎Sinergi tersebut dinilai penting untuk memperluas jangkauan bantuan sekaligus memastikan masyarakat yang membutuhkan tidak merasa berjalan sendirian menghadapi persoalan kehidupan di sekitarnya bersama.
‎
‎STAK Yogyakarta juga membuka ruang bagi berbagai komunitas untuk bergerak bersama dalam kegiatan kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan secara luas.
‎
‎“Kepedulian sederhana dapat menghadirkan perubahan berarti bagi keluarga penerima,” kata Mbah Cokro, menegaskan semangat gotong royong di Ngangkruk Sleman hari ini bersama seluruh komunitas.
‎
‎Melalui kegiatan ini, STAK Yogyakarta ingin menjaga semangat sosial, memperkuat persaudaraan, dan menumbuhkan kepedulian antar sesama di lingkungan masyarakat Yogyakarta secara berkelanjutan bersama semua pihak.
‎
‎“Gerakan sosial akan terus dilanjutkan dengan semangat gotong royong, kolaborasi, dan kepedulian demi menghadirkan manfaat nyata,” pungkasnya.WAN
‎

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *