Tak Makai Masker, Pengunjung Pantai Mutun MS Town Dikenakan Sanksi OLeh Polisi

 

P E S A W A R A N – (PeNa), Sedikitnya 18 pengunjung dikenakan sanksi oleh petugas kepolisian setempat saat dilakukan operasi yustisi di Pantai Mutun MS Town di Desa Sukajaya Lempasing Kecamatan Teluk Pandan, Sabtu (12/02/2022).

Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo melalui Kapolsek Padang Cermin Iptu Apri Sampanuju mengatakan bahwa kegiatan dilakukan guna mencegah penyebaran virus-19 di wilayah wisata pantai.

“Ya, kita laksanakan operasi yustisi dengan dibantu pihak terkait dan ternyata masih didapati beberapa pengunjung yang tidak mengenakan alat pelindung diri berupa masker, ” kata dia.

Pada kegiatan tersebut, petugas juga berulang kali memberikan himbauan kepada para pengunjung agar tetap mematuhi protokol kesehatan dan mencegah kerumunan dengan menegur serta memberikannya masker bagi yang tidak memilikinya.

“Kita bagikan masker bagi mereka yang tidak memilikinya, kemudian pengunjung yang kedapatan berkerumun juga diberikan teguran lisan dan ada beberapa yang dikenakan sanksi fisik berupa sikap hormat, ” ujar dia.

Kemudian, petugas dilapangan juga memberikan pemahaman kepada pihak pengelola agar dapat membantu mengurangi jumlah pengunjung guna menghindari timbulnya klaster baru penyebaran virus covid-19.

“Kita juga menghimbau kepada pihak pengelola agar dapat membatasi jumlah pengunjung serta memperhatikan kelengkapan protokol kesehatan yang diantaranya pengecekan suhu badan, tempat cuci tangan lengkap dengan air dan sabunnya serta pengelola juga membantu menghimbau kepada pengunjung soal bahaya covid-19, ” tegas dia.

Sementara, Iwan salah satu pengunjung mewakili lainnya mengatakan bahwa ia bersama keluarganya sengaja berlibur ke Pantai Mutun untuk melepaskan kepenatan setelah lama beraktifitas.

“Kami bersama keluarga saja dari Sukarame Kota Bandarlampung, alkhamdulillah pengunjung disini tidak begitu ramai jadi tidak khawatir terpapar. Kita juga telah menerima vaksin tahap dua dan saya sendiri telah menerima vaksin booster, namun demikian kita juga tetap mematuhi protokol kesehatan yang ditentukan, ” kata dia.

 

Oleh: sapto firmansis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *