Wilayahnya Terdampak Banjir, Bupati Pesawaran Turun Ke Lokasi

P E S A W A R A N -(PeNa), Sedikitnya tiga kecamatan terdampak banjir akibat hujan lebat, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona langsung turun ke lokasi yang dimaksud guna meninjau dan memastikan warganya aman,Sabtu (18/01/3025).

 

Tiga kecamatan yang dimaksud adalah Kecamatan Teluk Pandan,Kedondong dan Way Khilau.”Curah hujan yang lumayan lama dan memang geografisnya berpotensi adanya banjir dan tanah longsor,” kata dia.

 

Pada kesempatan tersebut, Bupati Dendi Ramadhona juga menyerahkan bantuan berupa sembako, alat kesehatan dan kebutuhan pokok lainnya kepada warga terdampak. Bantuan berasal dari BPBD Pesawaran dan Kementerian Sosial RI melalui Dinas Sosial Provinsi Lampung.

 

Bupati Dendi Ramadhona kemudian mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap curah hujan tinggi. Ia juga meminta warga untuk menjaga aliran sungai agar tidak tersumbat dan menghindari pembangunan di daerah rawan banjir.

 

“Normalisasi sungai sangat penting karena aliran air semakin menyempit akibat pemukiman warga,” ujar dia.

 

Melengkapinya saat mendampingi Bupati Dendi Ramadhona, Kepala BPBD Pesawaran Sopyan Agani juga mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan pendataan dan penanganan dampak bencana untuk memastikan kebutuhan warga terpenuhi.

 

“Saat ini situasi sudah terkendali, namun pendataan dan penanganan akan terus kami lakukan,” kata dia.

 

Terkait kesehatan, Kepala Puskesmas Hanura Nazlina Mayanti mengatakan dalam rangka mengakomodir akses kesehatan warga, Puskesmas Hanura juga turut membuka posko pelayanan bagi masyarakat yang terdampak di Desa Sukajaya dan sekitarnya.

 

“Kami mencatat enam pasien yang mengeluhkan diare, sakit kepala, dan muntah-muntah. Posko akan buka dari pukul 08.00 WIB hingga selesai hingga kondisi benar-benar aman,” kata Nazlina Mayanti.

 

Tercatat, di Desa Sukajaya Lempasing Kecamatan Teluknaga Pandan, banjir merendam 170 rumah warga dengan ketinggian air mencapai 30 hingga 50 cm. Rinciannya, 30 rumah terdampak di Dusun 2, 100 rumah di Dusun 3, 30 rumah di Dusun 5, dan 10 rumah di Dusun 6. Selain itu, talut sungai sepanjang 15 meter di Dusun 6 dilaporkan ambrol akibat derasnya aliran air.

 

Selain banjir, tanah longsor juga terjadi di kawasan Villa Gardenia, Dusun 2 Ario, yang menimbun Jalan Raya RE. Martadinata dengan material tanah dan batu. Upaya pembersihan menggunakan alat berat dilakukan, dan arus lalu lintas kembali normal pada pukul 20.00 WIB,Jum’at (17/02/2025) malam.

 

Di lokasi lain, terjadi juga pohon tumbang di Jalan Raya Way Ratai, tepatnya di Jalan Pematang Rinjing, mengakibatkan kerusakan pada tiang listrik dan kemacetan total untuk kendaraan besar. Evakuasi dilakukan oleh tim gabungan dari BPBD, PLN, TNI, Polri, dan warga sekitar menggunakan gergaji mesin.

 

Kemudian, banjir juga melanda Kecamatan Kedondong dan Way Khilau. Di Kedondong, tercatat sebanyak 8 rumah di Desa Kertasana, 24 rumah di Desa Way Kepayang, dan 10 rumah di Desa Gunung Sugih terendam air. Bangunan SDN 3 Kedondong turut mengalami kerusakan akibat genangan air. Beruntung, air mulai surut pada pukul 20.00 WIB.

 

Diinformasikan, BMKG Kabupaten Pesawaran memprakirakan cuaca pada 18–19 Januari 2025 masih menunjukan tanda-tanda hujan dengan instensitas ringan hingga lebat pada siang dan sore hari, serta berawan pada malam hari. Masyarakat juga dihimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan melakukan mitigasi guna mengurangi risiko bencana.

 

oleh: Sapto firmansis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *