
PESAWARAN-(PeNa), Untuk kesekian kali, anak-anak yatim dan piyatu dibeberapa wilayah didaerah Kabupaten Pesawaran menerima santunan dari Dendi Ramadhona. Diantaranya, menyantuni 216 anak yatim dan piyatu yang berada di Desa Kurungan Nyawa, Kecamatan Gedong Tataan, Jumat (13/10).
Pemberian santunan tersebut dibarengi dengan santunan dari ibu-ibu jamaah pengajian Masjid Ar Rahman Jalan Mata Air,Kurungan Nyawa.”Kita sudah kumpulkan sedikit dana yang didapat dari sisihan ibu-ibu jamaah pengajian untuk menyantuni anak yatim dan piyatu. Lalu, Pak Bupati kita undang agar bisa menambahkan dananya,” kata salah seorang jamaah,Sabtu (14/10).
Pada kesempatan tersebut, Dendi Ramadhona juga mengatakan bahwa soal adanya bakal calon gubernur yang kerap mengunjungi majelis taklim atau masjid guna menawarkan program hendaklah diterima dengan baik dan jangan terprovokasi untuk memilihnya.”Siapa aja yang datang,selagi kegiatannya adalah baik ya diterima saja. Soal harus memilihnya,ya ibu ibu harus cerdas dan jangan terpengaruh. Silahkan memilih sesuai dengan hati dan kepercayaan masing-masing.” kata dia.
Pemilukada guna merebutkan jabatan gubernur,Dendi juga menyebutkan agar masyarakat tidak untuk berebut apalagi sampai timbul perselisihan.”Yang penting,siapapun kelak yang jadi gubernur jangan sampai masyarakat saling berselisih dalam mempertahankan pilihan. Biarlah mereka berebut,yang penting masyarakat tetap fokus pada kegiatan atau aktifitasnya,” ujar dia.
Kembali soal santunan pada anak yatim dan piyatu,Dendi menegaskan bahwa hal tersebut merupakan tanggungjawab semua.”Soal anak-anak yatim dan piyatu,ini merupakan tanggungjawab kita semua. Kepadanyan jangan sampai saling melempar,karena bersedekah itu berkah dan Allah janjikan balasannya,” tegas dia. PeNa-spt.






