Ditengah Pandemi Corona, Pemuda Pesawaran Bersatu Bangkit Dan Tumbuh

 

P E S A W A R A N – (PeNa), Meski ditengah pandemi corona, pemuda Kabupaten Pesawaran bersatu bangkit dan tumbuh. Demikian tema yang diusung dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda Ke-93 di Halaman Kantor Bupati setempat, Kamis (28/10/2021).

Upacara tersebut diselenggarakan Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran dengan diikuti oleh Bupati Dendi Ramadhona, Wakil Bupati Pesawaran Kol (purn) S.Marzuki, Ketua DPRD Kabupaten Pesawaran Suprapto, Wakil Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Pesawaran, Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo, jajaran Forkopimda Kabupaten Pesawaran, para Pejabat Struktural di lingkungan Pemkab Pesawaran, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK, Dharma Wanita Persatuan, GOW dan Ikada Kabupaten Pesawaran, para Camat di Lingkup Pemkab Pesawaran, serta tamu undangan.

Dalam sambutannya, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan tema tersebut diambil untuk menegaskan kembali komitmen yang telah dibangun oleh para pemuda yang diikrarkan pada tahun 1928 lalu dalam Sumpah Pemuda.

“Sesungguhnya tema tersebut diperuntukan untuk seluruh elemen bangsa, tetapi bagi pemuda menjadi penting karena di tangan pemuda lah kita berharap Indonesia bisa bangkit dari keterpurukan akibat pandemi dan melangkah lebih maju untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia,” kata dia.

Menurutnya, momentum Hari Sumpah Pemuda yang diperingati hari ini, harus mampu menjadi perekat persatuan kita sebagai bangsa untuk bersama-sama bangkit melawan Pandemi Covid-19, serta mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang kokoh melalui kewirausahaan pemuda.

“Setidaknya 64,50 juta Pemuda Indonesia, atau seperempat dari populasi penduduk Indonesia, 117.696 pemuda Pesawaran atau 24,65% dari jumlah penduduk Kabupaten Pesawaran menjadi harapan besar kemajuan bangsa yang sudah di depan mata. Akan tetapi, tanpa komitmen bersatu para pemuda untuk bangsa, niscaya impian menjadi bangsa yang unggul tidak akan terwujud,” ujar dia.

Karenanya, perubahan ketika ingin menjadi lebih baik dan menyesuaikan dengan kondisi zaman harus dengan kebersamaan atau persatuan yang serius sehingga mampu menghadapi tantangan masa mendatang.

“Jadi persatuan menjadi syarat mutlak sebuah loncatan perubahan dan menghadapi berbagai tantangan,” tutur dia.

Nantinya tantangan bagi bangsa Indonesia khususnya bagi para pemuda tentunya tidak semakin ringan, akan tetapi dengan komitmen bersatu dalam keragaman menjadi modal sosial dalam menghadapi berbagai hambatan dan tantangan bangsa ke depan.

“Untuk upaya membangkitkan ekonomi pemuda, juga percepatan pemulihan situasi ekonomi nasional menyongsong Indonesia Maju, pemerintah terus mendorong tumbuhnya wirausaha baru, wirausaha muda, baik dalam hal penumbuhan minat, pemberian bantuan wirausaha, termasuk wirausaha berbasis perguruan tinggi dan pesantren, sampai pada apresiasi wirausaha berprestasi,” tegas dia.

Kegiatan diakhiri dengan menyerahkan sejumlah hadiah lomba yang sebelumnya diselenggarakan beberapa pemuda Kabupaten Pesawaran.

 

Oleh: sapto firmansis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *