Pemda Pesawaran Siap Jemput Bola Lakukan Vaksinasi Covid-19

 

P E S A W A R A N – (PeNa), Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pesawaran melalui Dinas Kesehatannya siap menjemput bola guna mempercepat capaian vaksinasi covid-19 ditengah masyarakat Bumi Andan Jejama.

Demikian dikemukakan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pesawaran Dr Media Apriliana menanggapi masih adanya sejumlah masyarakat yang belum menerima program vaksinasi baik dosis tahap 1 maupun 2 yang dilaksanakan secara nasional, Kamis (28/10/2021).

“Kalau untuk masyarakat umum, kalau kami menerima vaksin dari pemerintah pusat maupun provinsi kita langsung mengedrop vaksin ke faskes yang ada ya seperti Puskesmas, kalau untuk anak murid, kita siap datang ke sekolah-sekolah asal tempatnya sudah disiapkan oleh pihak sekolah,” kata dia.

Menurutnya, vaksinasi covid-19 sekarang sedang fokuskan kepada para pelajar atau siswa dan siswi mengingat aktifitas Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sudah berlangsung dengan ketentuan menerapkan protokol kesehatan guna mencegah klaster baru.

“Saat ini vaksinasi pelajar memang sedang dikebut, karena PTM kan sudah dimulai hampir di semua sekolah, untuk menjamin keselamatan dan kesehatan anak murid kita dari paparan covid, memang perlunya pencapaian herd immunity tersebut, makanya kami selalu menyisipkan dosis vaksin untuk pelajar setiap kegiatan vaksinasi yang kita lakukan,” ujar dia.

Capaian penyerapan vaksinasi covid-19 juga dilaksanakan oleh Polres Pesawaran dengan pola melayani secara masif disetiap harinya disejumlah titik yang disiapkan dengan melibatkan beberapa pihak terkait.

“Jajaran Polres Pesawaran terus lakukan vaksinasi setiap hari disejumlah titik yang telah ditentukan, baik pemberian dosis 1 maupun 2 kita siapkan. Alkhamdulillah ada bantuan penambahan vaksinator, sehingga pelayanan vaksinasi dapat dilangsungkan dengan cepat, ” kata Kapolres Pesawaran AKBP Vero Aria Radmantyo.

Menanggapinya, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mengatakan bahwa akhir tahun 2021 pihaknya menargetkan minimal 75 persen masyarakat Bumi Andan Jejama telah divaksinasi.

Perhitungan tersebut bukan tanpa dasar, mengingat kegiatan vaksinasi terus dikebut dengan memberikan kepada masyarakat umum, pelajar maupun warga lain yang telah tercatat atau diverifikasi kesehatannya sehingga menjadi wajib vaksin.

“Kita tidak terfokus untuk pelajar saja tetapi kita fokus ke semua lapisan masyarakat, karena target bapak presiden pertanggal 31 Desember 2021 ini, dosis vaksin sudah mencapai 75% sehingga herd immunity itu sudah terbentuk. Kalau untuk pelajar mungkin sedikit mudah ya karena klasternya sekolah, sehingga kita dapat melakukan vaksinasi secara mobile ke sekolah-sekolah,” tutur dia.

Nah, untuk pemberian vaksin covid-19 kepada usia dibawah 12 tahun pihaknya masih melakukan koordinasi dengan pihak terkait guna melakukan teknisnya.

“Untuk saat ini, kita tengah menunggu teknis penyuntikan vaksin untuk masyarakat yang berusia 12 tahun ke bawah yang sudah diperkenankan untuk di vaksin, namun kita belum mengetahui pakai vaksin jenis apa dan dosisnya seberapa,” ujar dia.

Ia juga meminta kepada para kepala desa yang ada, agar dapat membuat daftar prioritas penerima vaksin by nama by adrees dan Nomor Induk Kependudukan (NIK), khususnya bagi masyarakat lanjut usia (Lansia) dan disabilitas.

“Kalau sudah begitukan mempermudah operator untuk menginput datanya dan kalau bisa data itu diserahkan sehari sebelum pelaksanaan, sehingga ketika pelaksanaan masyarakat disabilitas dan lansia dapat didahului tidak perlu mengantri lagi,” tegas dia.

Diharapkan, ketika program vaksinasi telah merata dilaksanakan diseluruh pelosok akan membantu menaikan imunitas tubuh masyarakat sehingga pemaparan virus covid-19 tidak lagi terjadi yang kemudian pandemi corona berakhir.

 

Oleh: sapto firmansis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *