
PRINGSEWU-(PeNa), Sebanyak 490 Kafilah dari sembilan wilayah Kabupaten Pringsewu memperebutkan juara pada kegiatan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) ke-6.
Pelaksanaan MTQ ke-6 tersebut dipusatkan di lapangan Pekon Siliwangi, Kecamatan Sukoharjo selama tiga hari,yakni pada tanggal 22 sampai 24 Oktober 2017. Acara ini dibuka oleh Bupati Sujadi pada hari Ahad (22/10) malam.
Ketua LPTQ Kabupaten Pringsewu, A.Budiman PM menuturkan bahwa pada pelaksanaan MTQ Kabupaten Pringsewu ke-6 di Kecamatan Sukoharjo akan melombakan diantaranya tilawah, hifzhil, tafsir, fahmil, syarhil, khotil Quran, dan lainnya.”Kegiatan MTQ ini juga sebagai ajang seleksi serta persiapan dalam mengikuti kegiatan MTQ tingkat Provinsi Lampung tahun 2018 mendatang, dimana mereka yang menjadi juara akan mewakili Kabupaten Pringsewu pada MTQ tingkat Provinsi Lampung.” kata Budiman,Selasa (24/10).
Beberapa rangkaian kegiatan yang dimaksud diantaranya upacara peringatan Hari Santri Nasional di lapangan Pendopo Kabupaten Pringsewu, perkemahan pramuka santri, istighosah di komplek makam KH.Gholib, kegiatan Mushaf Al-Qur’an dan Diseminasi hasil kajian Al-Qur’an dengan tema ‘Al-Qur’an dan Dinamika Masyarakat (menakar peran Kementerian Agama)’ dengan menggandeng lembaga Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) Kementerian Agama RI.
“Acaranya juga dimeriahkan dengan nonton bareng film da’wah lslam, pameran MTQ, serta parade mushaf dan pawai ta’aruf yang dimulai dari lapangan Dirgahayu, Pekon Sukoharjo III, Kecamatan Sukoharjo hingga finish di lapangan Pekon Siliwangi sebagai lokasi pusat kegiatan MTQ,” ujar dia.
Ditegaskan,bahwa pembukaan MTQ ditandai dengan prosesi tabuh bedug oleh Bupati Pringsewu Sujadi didampingi Wakil Bupati Pringsewu, Fauzi, Ketua DPRD beserta jajaran muspida Pringsewu.”Selain itu, hadir juga Kepala Biro Binsos Setda Provinsi Lampung, Ratna Dewi mewakili Gubernur Lampung, jajaran Pemerintah Kabupaten Pringsewu, DPRD, muspida, kementerian Agama, ketua LPTQ, ketua MUI, ketua dan wakil ketua TP-PKK beserta Dharma Wanita Persatuan, para camat, serta elemen masyarakat,” tegas dia.PeNa-spt.






