Alasan Maling Motor Buat Biaya Persalinan Istrinya

BANDARLAMPUNG-(PeNa),  Alasan untuk memenuhi biaya persalinan istri tercintanya yang sedang hamil tujuh bulan,  Damar (32) warga Kupang Kecamatan Teluk Betung Utara,  Kota Bandarlampung mencuri sepeda motor hingga lima kali. Berhentinya setelah kakinya ditembak polisi saat mencoba lari di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan  Garuntang Bandarlampung, Selasa (23/1).
Saat ekspos di Mapolres Bandarlampung,  kepada PeNa,  tersangka Damar menuturkan bahwa terpaksa melakukan tindak pidana pencurian karena terdesak kebutuhan ekonomi yakni mempersiapkan biaya persalinan istrinya. “Saya mencuri motor untuk persiapan biaya melahirkan istri saya yang saat ini tengah mengandung tujuh  bulan,” kata dia.
Diungkapkan,  dalih lainnya adalah membutuhkan uang guna menghidupi kedua anaknya yang masih belia. Diceritakan cara mencuri sepeda motor, caranya, keliling mencari sepeda motor yang terparkir di halaman rumah yang tidak ada pagarnya. Setelah mengamati situasi, tersangka merusak kunci kontak motor menggunakan kunci T. “Saya mencuri motor hanya sendirian. Saya hanya mencuri motor jenis Honda Beat, karena cepat lakunya. Motor hasil curian itu saya jual cepat dengan harga Rp 1,5 juta hingga 2 juta,” ujar dia.
Kasatreskrim Polresta Bandarlampung,  Kompol Harto Agung Cahyono mengatakan bahwa dari hasil pemeriksaan, tersangka telah mengakui perbuatannya sebanyak lima kali mencuri motor di wilayah hukum Kota Bandarlampung. “Saat memetik motor, tersangka hanya membutuhkan waktu 15 detik hingga 17 detik saja,” kata dia.
Dari tersangka petugas mengamankan barang bukti berupa, 1 buah kunci leter T dan 1 unit motor milik korban. “Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan ancaman hukuman 7 tahun penjara.” tegas dia.  PeNa-obi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *