BANDARLAMPUNG – (PeNa), Dalam upaya menjaga keamanan dan keselamatan selama musim mudik Lebaran, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Dankarmat) Kota Bandarlampung telah mengambil langkah-langkah antisipatif untuk mencegah kebakaran di rumah-rumah yang ditinggalkan oleh para pemudik.
“Kami telah mengambil langkah-langkah antisipatif untuk mencegah kebakaran di rumah-rumah yang ditinggalkan oleh pemudik,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Dankarmat) Kota Bandarlampung, Anthony Irawan.
Irawan memberikan tiga tips bagi warga yang berencana meninggalkan rumah saat mudik Hari Raya Idul Fitri 1445 H.
Pertama, ia menekankan pentingnya mematikan aliran listrik yang tidak digunakan untuk mengurangi risiko konsleting listrik yang dapat menyebabkan kebakaran rumah.
Kedua, pemudik disarankan untuk memberitahu pamong setempat agar dapat saling memantau rumah saat ditinggalkan.
Ketiga, pastikan untuk mematikan kompor dan menutup semua kran air sebelum meninggalkan rumah.
Irawan juga menegaskan bahwa Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandarlampung telah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menempatkan personel di setiap posko mudik yang dibentuk bersama.
“Setiap personel akan ditempatkan dalam tiga shift di pos-pos mudik yang tersebar di beberapa titik rawan kemacetan. Setiap posko dilengkapi alat pemadam kebakaran ringan untuk mengantisipasi kemungkinan kejadian darurat dengan kendaraan pemudik,” ungkap Irawan pada Kamis (28/3/2024).
Bagi warga Kota Bandarlampung yang mengalami musibah kebakaran, mereka dapat langsung menghubungi Hotline Damkarmat di nomor (0721) 252741 atau melalui WhatsApp di nomor 0811729445.
“Dari total petugas yang kami miliki, sebanyak 183 personel telah disiapkan dan dibagi menjadi 3 pleton. Setiap pleton terdiri dari 60 orang yang sebagian besar akan ditempatkan di 20 kecamatan, siap untuk bertugas selama 24 jam jika terjadi sesuatu,” tambahnya.






