Apa Yang Terjadi Saat TNI Ketemu Petani ?

PESAWARAN-(PeNa), Tak ada yang tidak ada jalan keluar, ketika Tentara Nasional Indonesia (TNI) sudah terlibat pada masyarakat. Faktanya, Babinsa Desa Kagungan Ratu Serda Hariyono mampu menyelesaikan persoalan para petani di desa tersebut.
Bintara Pembina Desa (Babinsa) Serda Hariyono menyatu dengan para petani melakukan gotong royong  memperbaiki tanggul saluran air dengan memasang bronjong sebanyak 6 Unit  berukuran 1 x 2 meter di Dusun Tempel Rejo Desa Kagungan Ratu Kecamatan Negeri Katon bersama Kelompok Tani Ratu Asri.
“Kegiatan tersebut dilakukan secara swadaya oleh sesama anggota kelompok Tani Ratu Asri Dusun Tempel Rejo karena harus mengejar percepatan tanam padi pada bulan Juli 2019, ” kata dia, Sabtu (15/06).
Menurutnya, tanggul tersebut rusak setelah dihantam banjir dan air hujan pada bulan Mei 2019 lalu. Para petani mengadukan hal tersebut dan kemudian dilakukan musyawarah untuk dilakukan perbaikan guna mengejar percepatan tanam.
“Tanggul ini merupakan satu-satunya aliran untuk mengairi sawah di Dusun Tempel Rejo dengan luas lahan 10 Hektar. Air tersebut diambil dari aliran tanggul milik Perkebunan PTPN VII Way Berulu Kecamatan Gedong Tataan, ” ujar dia.
Koordinasi antara TNI melalui Babinsa bersama masyarakat yang diwakilkan  oleh Karsiman selaku Kepala Dusun Tempel Rejo telah menyelesaikan persoalan para petani di daerah tersebut. Dengan demikian, air kembali mengairi persawahan di Dusun Tempel Rejo dan diperkirakan Juli 2019 akan dilakukan masa tanam. Semoga, manunggalnya petani dengan TNI terus merekat sehingga masyarakat dan negara kuat.
Oleh: sapto firmansis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *