Bakauheni – (PeNa), PT ASDP Indonesia Ferry memperkuat pengamanan Pelabuhan Bakauheni selama arus mudik Lebaran 2026.
Sebanyak lebih dari 200 kamera CCTV dipasang untuk memantau aktivitas penumpang dan kendaraan di kawasan pelabuhan.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni Partogi Tamba mengatakan sistem pengawasan tersebut digunakan untuk memastikan keamanan dan kelancaran operasional selama periode mudik.
“Kami memiliki lebih dari 200 CCTV yang digunakan untuk memonitor seluruh area pelabuhan,” kata Partogi, Selasa (17/3/2026).
Selain pengawasan digital, ASDP juga bersinergi dengan aparat keamanan untuk menjaga situasi tetap kondusif.
“Untuk keamanan kami didukung TNI, Polri dan BKO security yang telah mendirikan posko-posko di pelabuhan,” ujarnya.
ASDP juga memastikan seluruh fasilitas pelabuhan beroperasi optimal. Saat ini terdapat tujuh dermaga yang siap melayani penyeberangan.
“Kami menyediakan tujuh dermaga dan seluruhnya beroperasi dengan baik untuk mendukung arus mudik,” jelas Partogi.
Selain itu, pelabuhan bantuan juga disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan.
“Pelabuhan Wika Beton dan BBJ saat ini beroperasi normal. Pelabuhan SMA juga disiapkan sebagai pelabuhan kontingensi jika diperlukan,” katanya.
ASDP mencatat hingga 15 Maret 2026 terdapat 131 trip kapal yang melayani penyeberangan dengan total 46.641 penumpang dan 9.092 kendaraan dari Sumatera menuju Jawa.
“Kondisi arus penyeberangan sejauh ini masih landai dan terkendali,” tutup Partogi.






