Bakauheni – (PeNa), Arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Bakauheni mulai meningkat. PT ASDP Indonesia Ferry mencatat puluhan ribu pemudik telah menyeberang dari Sumatera menuju Jawa hingga pertengahan Maret.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Bakauheni Partogi Tamba mengatakan hingga 15 Maret 2026 tercatat 131 trip kapal melayani penyeberangan dari Bakauheni ke Merak.
“Realisasi penumpang mencapai 46.641 orang atau naik 14,9 persen dibanding periode yang sama tahun lalu,” kata Partogi, Selasa (17/3/2026).
Kenaikan juga terlihat pada kendaraan pemudik. Sepeda motor tercatat 877 unit, meningkat 62,7 persen dibanding tahun lalu.
“Untuk kendaraan roda empat tercatat 5.210 unit atau naik 15,4 persen,” ujarnya.
Selain itu, kendaraan logistik juga meningkat. Truk tercatat 2.374 unit atau naik 13,4 persen, sedangkan bus mencapai 631 unit atau naik 5,2 persen.
“Total kendaraan yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa mencapai 9.092 unit atau naik 17,4 persen dibanding periode yang sama tahun lalu,” jelas Partogi.
Puncak Mudik 18-19 Maret, Arus Balik Diprediksi Akhir Maret
ASDP memprediksi puncak arus mudik Lebaran di Pelabuhan Bakauheni akan terjadi pada 18 hingga 19 Maret 2026.
“Kami memprediksi puncak arus mudik terjadi sekitar tanggal 18 sampai 19 Maret,” kata Partogi.
Sementara itu, puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 27 hingga 29 Maret 2026, saat masyarakat mulai kembali dari kampung halaman.
“Untuk arus balik kemungkinan terjadi pada 27, 28, dan 29 Maret, karena setelah itu masyarakat biasanya sudah kembali beraktivitas,” ujarnya.
ASDP memastikan operasional pelabuhan berjalan normal selama periode mudik. Tujuh dermaga di Pelabuhan Bakauheni saat ini beroperasi untuk melayani penyeberangan pemudik.
“Sejauh ini kondisi arus penyeberangan masih landai, armada berjalan baik dan cuaca juga cukup bersahabat,” pungkas Partogi.






