BANDARLAMPUNG (PeNa) – Anggota DPR RI dari dapil Lampung II, Bambang Suryadi menggelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI. Dengan tema ‘Sebagai Dasar dan Ideologi pancasila’, Wakil rakyat ini mengajak generasi milenial Lampung untuk kritis dan membantu menyukseskan program-program pemerintah daerah setempat.
Kegiatan ini diikuti oleh ratusan mahasiswa, di gedung serba guna (GSG) Universitas Tulang Bawang (UTB), Selasa (11/2). Hadir narasumber dalam kegiatan tersebut, Bambang Suryadi, (Anggota DPR/ MPR RI).
Bambang Suryadi mengajak mahasiswa Lampung , untuk berpartisipasi aktif dan kritis terhadap fenomena pembangunan yang ada di Provinsi, dengan tetap berlandaskan pada ideologi Pancasila.
“Sosialisasi Empat Pilar MPR RI ini, dalam rangka memperkuat ideologi kebangsaan kita sebagai Generasi Nasionalis yang berkomitmen untuk mendukung tegaknya NKRI yang berideologikan Pancasila,” kata dia, Selasa (11/2).
Semenatara itu, Bambang Suryadi dalam menyampaikan paparan materi kebangsaan kepada peserta. Basur, begitu sapaan akrabnya, mengawali paparannya dengan menarik sejarah lahirnya Pancasila seperti yang diceritakan dalam sebuah buku.
Dalam buku tersebut dikisahkan ketika Bung Karno dibuang di Ende tahun 1933. Dalam masa pengasingan itu, Bung Karno di bawah pohon sukun, merenungkan butir-butir Pancasila.
“Pidato Bung Karno 1 Juni 1945 berisikan gagasan mengenai sila-sila Pancasila. Gotong royong yang dimaksudkan Bung Karno adalah gotong royong yang memadukan dan menyatukan seluruh kekuatan yang dimiliki bangsa Indonesia untuk mewujudkan Marhaenisme, atau yang dipahami sebagai Sosialisme Indonesia dalam praktek,” kata dia.
Terdapat titik temu antara Pancasila dan Marhaenisme, yakni menciptakan masyarakat yang sosialis. Namun perlu dipahami juga mengenai perbedaan Pancasila dan Marhaenisme.
“Pancasila adalah ideologi untuk membangun negara, sedangkan Marhaenisme adalah ideologi perlawanan (dalam konotasi positif). Seperti dijelaskan dalam sebuah buku “Sosialisme Indonesia”,” kata dia.
Untuk memperkaya wawasan kita sebagai generasi nasionalis, dapat kita pelajari secara lebih luas dan mendalam tentang Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika sebagai Empat Pilar bangsa Indonesia, melalui berbagai literasi yang tersaji, serta melalui forum-forum diskusi kebangsaan seperti kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang terselenggara hari ini.
Kegiatan yang berlanjut dengan sesi diskusi kebangsaan siang ini mampu menggugah semangat kebangsaan generasi nasionalis diLampung. Peserta antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
oleh : Bowo Laksono






