Bantu Pokdarwis, PWI Pesawaran Beri Pelatihan Promosi Dengan Narasi

Ketua PWI Pesawaran Ismail ketika menjadi Nara sumber dan menyampaikan materi pada pelatihan pengelolaan desa wisata Bumi Andan Jejama di Hotel D Green Kota Bandarlampung, Kamis (21/06/2023).

P E S A W A R A N – (PeNa), Aktif terlibat memajukan pariwisata Bumi Andan Jejama, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesawaran memberikan pelatihan bagaimana promosi dengan menarasikan objek wisata agar lebih menarik.

Kegiatan pelatihan pengelolaan desa wisata tersebut diikuti oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kabupaten Pesawaran dan dilaksanakan di Hotel D Green Kota Bandarlampung yang dilangsungkan pada 21 hingga 23 Juni 2023 mendatang.

“Perlunya pelatihan ini agar ketika peserta mengekspresikan diri melalui tulisan dapat dengan mudah dimengerti dengan baik oleh pembacanya. Lalu, pelatihan penulisan juga untuk mengetahui batasan apa saja sehingga tidak melanggar hukum ketika bermedsos,” kata Ketua PWI Kabupaten Pesawaran Ismail saat memberikan materi pada kegiatan yang dimaksud, Kamis (21/06/2023).

Menurutnya, era digitalisasi sekarang ini masyarakat dapat dengan leluasa menulis di media sosial apapun sehingga hampir tidak ada lagi informasi yang dapat ditutupi.

“Ketika informasi diupload di medsos oleh masyarakat dan bukan produk jurnalistik, secara tidak langsung masuk dalam citizen journalistik atau masyarakat jurnalistik yang dapat membantu menginformasikan melalui media sosial, ” ujar dia.

Ia juga menerangkan, untuk menarik masyarakat di dunia maya agar membaca apa yang dipamerkan melalui gambar vidio di media sosial harus dibarengi narasi yang akurat jelas dan lengkap.

“Poto dan vidio diambil dari pose yang paling bagus serta dilengkapi dengan narasi yang lengkap dan kalimat yang menarik sehingga pembaca atau masyarakat bisa penasaran dan datang mengunjungi tempat yang kita promosikan,” terang dia.

Pemasaran destinasi wisata melalui media sosial memiliki jangkauan yang tidak ada batasnya, karena bisa di akses hingga manca negara.

“Inilah pentingnya pengelola wisata desa memahami bagaimana menggunakan media sosial dengan baik tanpa menabrak kaidah hukum yang diberlakukan,” tutur dia.

Menanggapinya, Muklis salah satu peserta pelatihan pengelolaan wisata desa yang diadakan Dinas Pariwisata Kabupaten Pesawaran mengemukakan rasa terima kasihnya atas wawasan dan bimbingan yang disampaikan Ketua PWI Kabupaten Pesawaran Ismail ketika menjadi pemateri dalam kegiatan yang dimaksud.

“Pelatihan Ini nantinya bisa mambantu kami mempromosikan wisata yang ada di desa, melalui pemberitaan, terima kasih Kepada ketua PWI Kabupaten Pesawaran yang telah memberikan pelatihan tentang jurnalistik dan tata cara menulis dengan benar,” kata dia.

Oleh: Sapto firmansis

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *