BAZNAS Pesawaran Salurkan Bantuan Pada Korban Banjir Bandang

 

PESAWARAN-(PeNa), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pesawaran menyalurkan bantuan beras 9150 Kilo Gram (Kg) kepada korban bencana banjir bandang di empat desa yakni di Desa Begelen, Desa Karang Anyar, Desa Gedong Tataan dan Sukaraja, Ahad (26/01/2020).
Bantuan diberikan dengan masing-masing menerima 5Kg per Kepala Keluarga dan diserahkan langsung oleh Ketua BAZNAS Abdul Hamid bersama jajaran dibeberapa wilayah tersebut dengan diterima langsung oleh masyarakat dan kepala desanya.
“Ya, BAZNAS Kabupaten Pesawaran turut prihatin kepada saudara-saudara kita yang tertimpa musibah bencana banjir bandang. Kita bantu kepada mereka dengan memberikan beras lima kilo gram perkepala keluarga,” kata dia.
Menurutnya, kegiatan tersebut dilakukan mengingat BAZNAS merupakan lembaga non pemerintah yang aktif dalam membantu pemerintah guna percepatan pembangunan di Bumi Andan Jejama.
“BAZNAS merupakan lembaga yang non pemerintah, namun demikian dalam melakukan kegiatannya selalu untuk kepentingan masyarakat. Mudah-mudahan, apa yang dilakukan BAZNAS dapat membantu percepatan pembangunan,” ujar dia.
Abdul Hamid juga menjelaskan, bahwa bantuan beras tersebut disalurkan ke Desa Begelen 4,635 Kg untuk 927 Kepala Keluarga, Desa Gedong Tataan  475 Kg untuk 95 Kepala Keluarga, Desa Sukaraja  270 Kg 54 Kepala Keluarga dan Desa Karang Anyar 3500Kg untuk 700 Kepala Keluarga.
“Nah, Desa Karang Anyar ini terakhir kita kirimkan setelah tadi di Desa Gedong Tataan, Desa Sukaraja dan Desa Begelen kemudian ini di Desa Karang Anyar. Alkhamdulillah, semoga saudara-saudara kita yang terkena dampak banjir diberi kemudahan serta lekas kembali beraktifitas,” jelas dia.
Menanggapinya, Kepala Desa Karang Anyar Wasiman didampingi masyarakat dan aparatur desa setempat menyampaikan terima kasih atas bantuan dari BAZNAS.
“Bantuan beras tersebut sangat bermanfaat bagi warga yang terdampak banjir, terima kasih untuk BAZNAS yang telah membantu warga Desa Karang Anyar. Nantinya, kami bersama aparatur desa dan masyarakat juga akan mengumpulkan infak yang diserahkan ke BAZNAS. Semoga bermanfaat,” kata dia.
Oleh: sapto firmansis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *