Begini Cara Firmansyah-Bustomi Bantu Modal UMKM Tanpa Anggunan

BANDAR LAMPUNG(PeNa) – Pasangan Bandar Lampung “Cerdas Berjamaah” Firmansyah Y. Alfian, dan Bustomi Rosadi, terus melakukan sosialisasi dengan mengusung lima program unggulan jika dipercaya masyarakat memimpin kota ini.

Kelima program unggulan Bandar Lampung “Cerdas Berjamaah” adalah Pinjaman Modal Tanpa Angunan dan Riba (Pintar), Beasiswa Belajar SD sampai Sarjana (Bijaksana), Berobat Gratis Sampai Sehat (Bersih), Pelayanan Bermutu dan Mudah (Petuah), serta Berbudaya dalam Keberagaman Hidup (Berkah).

Menurut Calon Wali Kota Bandarlampung Firmansyah Alfian, Program Pintar yang akan dia jalankan untuk membangun tingkat kesejahteraan masyarakat melalui pinjaman lunak kepada pengusaha kecil dan menengah (UMKM).

“Ini juga salah satu aspirasi masyarakat bawah saat kami melakukan sosialisasi di lapangan. Banyak pedagang kecil yang mengeluhkan susahnya mendapatkan akses permodalan,” kata Firmansyah, Kamis (19/3/2020

Firmansyah yang didampingi calon Wakil Wali Kota Bandar Lampung Prof. Dr. Bustomi juga menjelaskan bantuan permodalan yang dibutuhkan pedagang kecil tidak juga besar. Dan, pengembalian bisa dengan cara dicicil. Menurut Firmansyah, ada pedagang somay yang hanya butuh sekitar Rp2 juta.

Menurut dia, untuk membuat gerobak dan modal usahanya, kalau pembayaran dicicil satu hari Rp20.000, dalam jangka waktu 100 hari bisa mengembalikan pinjaman. Atau kita tekan Rp10.000 per hari, hanya dalam waktu 200 hari bisa segera dilunasi.
Dan uang yang dikembalikan itu bisa untuk membantu pedagang lainnya.

“Ya, kami hanya butuh dana sekitar Rp50 miliar atau satu flyover,” kata dia, menyebut biaya pembangunan jalan layang di Kota Bandarlampung.

Sementara, Prof. Bustomi mengatakan Program unggulan lainnya yaitu “Bijaksana” guna menjamin pendidikan Kota Bandarlampung terutama bagi warga tidak mampu sejak dari SD sampai Sarjana. Menurut Prof. Bustomi pendidikan di Bandarlampung saat ini kualitasnya perlu ditingkatkan.

“Masih banyak persoalan pendidikan. Jika saya dan pak Firmansyah diberi amanah memimpin Bandarlampung, Program Bijaksana ini bisa memberikan harapan baru bagi masyarakat kurang mampu untuk mengenyam pendidikan dari SD hingga sarjana,” kata pakar manajemen tatakelola air perkotaan lulusan Gifu University, Jepang itu.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *