PESAWARAN-(PeNa), H.Berlian Tihang (2th) dan ibu kandungnya, Suwarni (27th) tewas setelah ditebas dengan golok oleh Ma’arifatul Kudus (31th) yang juga sebagai ayah kandung atau suami dari korban. Keduanya dibacok dirumahnya Desa Margo Mulyo, Kecamatan Tegineneng dan meninggal saat dibawa menuju kerumah sakit medika Natar, Senin (17/7).Kapolres Pesawaran, AKBP M Syarhan mengatakan bahwa kasus pembunuhan tersebut sudah ditangani pihaknya dan berkoordinasi dengan Polda Lampung. “Ya benar, untuk kasus pembunuhan dengan korban istri dan anak kandung yang masih balita sudah ditangani reskrim polres. Dan pelaku atas nama Kudus sudah diamankan untuk diproses selanjutnya, ” kata dia.
Untuk motifnya, kata dia, penyidik belum bisa menyimpulkan karena masih tahap proses awal. “Untuk motif pembunuhan masih terus dikembangkan dan kepada pelaku terus dilakukan pemeriksaan secara intensif, ” ujar dia.
Terkait adanya dugaan gangguan jiwa yang diderita pelaku, Kapolres mengaku akan berkoordinasi dengan Polda Lampung. “Dugaan itu memang ada, untuk itu kita sudah berkordinasi dengan Polda Lampung. Yang jelas,untuk saat ini pelaku masih normal dan stabil. Karena nampak rasa penyesalan atas apa yang sudah diperbuatnya, ” tutur dia.
Terpisah, Kepala Desa Margomulyo Kecamatan Tegineneng, Marsono mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut terjadi usai ba’da maghrib. “Kalau peristiwa pembunuhan yang dilakukan Kudus,terjadi ba’da maghrib tepat didepan mertuanya. Karena memang, istri Kudus dulunya warga Margomulyo. Namun setelah menikah, mereka tinggal di Ogan dua, Margo Mulyo, Jati Agung, Lampung Selatan.” ungkap dia.
Dijelaskan, bahwa sebelum bulan puasa, pelaku sudah menyampaikan akan membunuh iatri dan anaknya setelah mendapat bisikan gaib. “Sebelum puasa, memang Kudus sudah menyampaikan akan membunuh istri dan anak. Dia mengaku mendapat perintah melalui bisikan gaib, kemungkinan si Kudus ini menuntut ilmu hitam, ” terang dia.
Ditegaskan, karena khawatir, oleh mertuanya, Kudus dan anak istrinya diminta pindah dan tinggal bersamanya. “Sebulan lalu mereka tinggal bersama mertuanya, karena khawatir terjadi apa-apa. Kondisi Kudus juga makin sering melamun dan menyendiri. Untuk melakukan aktifitas ke ladang juga sudah tidak mau. Tapi, alkhamdulillah. Kudus sekarang sudah diamankan dipolres, ” tegas dia. PeNa-spt.






