Bersama Sejumlah Tokoh, Kapolres Pesawaran Diskusikan Dengan Jum’at Curhat

 

P E S A W A R A N – (PeNa), Bersama sejumlah tokoh, Kapolres Pesawaran AKBP Pratomo Widodo mendiskusikan segala persoalan ditengah masyarakat di rumah Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Eddy Waluyo di Desa Negeri Sakti Kecamatan Gedong Tataan, Jum’at (06/01/2023).

Dikesempatan tersebut, AKBP Pratomo Widodo mengajak sejumlah tokoh yang dimaksud untuk dapat mendiskusikan beberapa hal yang menjadi fokus kepolisian dalam menjaga keamanan wilayahnya.

“Saya selaku Kapolres mengajak untuk berkomunikasi untuk saling bertukar pikiran dan informasi tentang bagaimana situasi keamanaan di Kabupaten Pesawaran, ” kata dia.

Menurutnya, kegiatan Jum’at Curhat merupakan salah satu upaya kepolisian dalam mengurai segala permasalahan agar dapat diselesaikan secara dini.

“Kegiatan ini untuk menampung apa yang menjadi permasalahan ditengah-tengah masyarakat dan tentang apa yang akan kita lakukan serta langkah aparat desa kedepanya. Jum’at Curhat sebuah program dari Bapak Kapolri dengan tujuan untuk menjalin komunikasi yang baik terhadap masyarakat, ” ujar dia.

Dalam catatan kepolisian setempat, kasus tindak pidana pelecehan seksual terhadap korban yang masih dibawah umur ada peningkatan. Kondisi tersebut mengundang perhatian seluruh pihak agar dapat mencari formulasinya guna mencegahnya.

“Saya ingin menyampaikan bahwa pada tahun 2022 ada penambahan yang dimana kasus tersebut adalah pelecehan seksual dengan korban dibawah umur, karenanya diperlukan secara komprehensif dengan melibatkan seluruh pihak terkait, ” tutur dia.

Ia juga meminta kepada seluruh orang tua untuk dapat mengawasi putra putrinya dalam mengoperasikan gadget atau smartphone nya sehingga terhindar dari informasi orang dewasa yang belum saatnya dikonsumsi anak-anak.

“Tugas kita semua adalah bagaimana kita dapat meredam kasus pelecehan seksual ini secara bersama sama. Jangan biarkan anak terlalu bebas untuk mengakses internet untuk antisipasi dampak negatif dari sosial media.Ada baiknya kita menegur anak kita apabila menggunakan internet yang secara berlebihan,” tutur dia.

Selain itu, AKBP Pratomo Widodo juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dengan informasi yang belum tentu kebenarannnya atau hoax.

“Saya minta kepada seluruh ormas dibidang organisasi keagamaan agar disampaikan kepada rekan lainnya untuk jangan terprovokasi terkait isu yang menjelekkan islam di Media Sosial (Medsos) yang dapat memecah belah islam, ” tegas dia.

Menanggapinya, Ketua LPAI Kabupaten Pesawaran Eddy Waluyo mengatakan bahwa pihaknya sangat konsen terhadap permasalahan yang melibatkan anak anak.

“LPAI sangat fokus terhadap masa depan anak, karenanya kami sangat konsen terhadap kasus yang melibatkan anak. Kedepan, kasus tersebut dapat ditiadakan atau setidaknya diminimalisir. Kami juga terus lakukan sosialiasi ditingkat desa maupun dusun, agar para orang tua dapat lebih pro aktif dalam menjaga dan mengarahkan anak anaknya, ” kata dia.

Kegiatan tersebut berlangsung dengan interaktif dari sejumlah tokoh serta aparatur desa setempat. Hadir pada kegiatan yang dimaksud diantaranya adalah Kasi Humas Polres Pesawaran Kompol Darwin, Kasat Binmas Polres Pesawaran AKP Matera, Kasat Intelkam Polres Pesawaran Iptu Dartiyo Santiko, Kades Negeri Sakti Gema Sukmajaya, Ketua LPAI Kabupaten Pesawaran Eddy Waluyo, Perwakilan dari Ponpes Diniyah Putri Lampung dan Ponpes Khodijah, Para Kadus Desa Negeri Sakti, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama Desa Negeri Sakti.

 

Oleh: sapto firmansis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *