Bukan Soal Pilkada, Ribuan Massa Kepung Rumah Zulkifli Anwar

BANDARLAMPUNG-(PeNa), Bukan soal pemilihan kepala daerah (pilkada), ribuan massa mengepung rumah Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) Zulkifli Anwar, di Kota Baru Kecamatan Tanjung Karang Timur Kota Bandarlampung, Minggu (13/10/2024).

 

Ribuan massa tersebut duduk tertib dan hikmat didalam  hingga dihalaman rumah untuk mengikuti prosesi tasyakuran atas terpilihnya Zulkifli Anwar menjadi anggota dewan yang ke-empat periode dari Partai Demokrat. Massa yang hadir merupakan konstituennya dari Daerah Pemilihan (Dapil) Lampung 1.

 

Zulkifli Anwar dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan dimaksudkan untuk memberikan penghormatan kepada seluruh masyarakat yang seperjuangan sekaligus melaksanakan tasyakuran.

 

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, dan tasyakuran ini sekaligus sebagai bentuk penghargaan kepada kita semua atas perjuangan yang telah dilakukan hingga terpilih kembali untuk ke-empat kalinya menjadi anggota DPR RI,” kata Zulkifli Anwar yang akrab dipanggil Bang Zul.

 

Kegiatan tasyakuran tersebut dilakukan dengan bersholawat bersama dan mendengarkan tausyiah dari Ustadz Asep. Kemudian, diakhiri dengan makan siang bersama yang dilakukan secara prasmanan.

 

Imron salah satu konstituen yang hadir dari Gedong Tataan mengatakan bahwa acara tasyakuran tersebut menjadi penghormatan bagi masyarakat yang menyerahkan pilihannya untuk menjadi wakil di Senayan.

 

“Tentu kami sangat berterima kasih atas undangan yang disampaikan, dan kami hadir disini bersama puluhan orang lainnya dari dusun kami. Kami ini orang kecil, nah Pak Zulkifli ini sangat menghargai dan menghormati orang-orang kampung seperti kami. Semoga Pak Zul selalu sehat,” kata dia.

 

Ia mengungkapkan, perhatian yang diberikan Zulkifli Anwar ditengah masyarakat tidak dapat dihitung mengingat terlalu banyak yang telah dilakukannya. Baik ketika manjadi Bupati Lampung Selatan maupun Anggota DPR-RI, banyak jasa jasanya ditengah masyarakat.

 

“Banyak persoalan sosial yang telah dibantunya, banyak juga soal pembangunan yang melibatkan campur tangannya dan Kabupaten Pesawaran itu kalau tidak ada Pak Zul ya belum tentu bisa ada,” tegas dia.

 

oleh: Sapto firmansis

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *