Bupati Dan Kapolres Pesawaran Tinjau Warga Terkena  Dampak Banjir

PESAWARAN-(PeNa), Sebagai langkah kecil untuk kepedulian yang besar, Bupati Dendi Ramadhona bersama Kapolres AKBP Popon Ardianto Sunggoro meninjau warga yang terkena dampak banjir di Kecamatan Way Ratai dan Padang Cermin, Sabtu (20/04).
Kehadirannya memberikan semangat bagi ratusan warga yang baru saja tempat tinggalnya terendam banjir kemarin malam.
“Kita berikan semangat dan mendorong masyarakat untuk tetap waspada dan saling bahu membahu dalam menghadapi bencana banjir ini, ” kata Bupati Dendi Ramadhona.
Menurutnya, tidak ada yang menginginkan suatu bencana apapun namun Allah berkehendak lain.
“Manusia hanya berupaya dan berdoa, namun Allah sebagai penguasa alam jagat inilah yang menentukan. Kita ketahui, banjir sudah terlalu sering melanda wilayah Padang Cermin dan Way Ratai. Karena dihutan kondisinya memang sudah berkurang tanaman kerasnya, sehingga tak lagi menyerap air hujan secara maksimal, ” ujar dia.
Menambahkan, Kapolres Pesawaran AKBP Popon Ardianto Sunggoro mengatakan bahwa kondisi bencana banjir harus bisa menjadi pelajaran untuk bagaimana kedepan harus berbuat.
“Kedepan harus terus berbuat untuk yang lebih baik, banjir harus jadi pelajaran bagaimana kita harus menjaga keseimbangan alam dan lingkungan. Perilaku dan perbuatan dalam keseharian pun terus diarahkan ke jalan yang baik dengan meningkatkan kepedulian lingkungan, ” kata dia.
Kedua pemimpin di Bumi Andan Jejama tersebut berjalan sambil sesekali berkomunikasi dengan warga yang sedang membersihkan sampah dan lumpur banjir yang melanda rumahnya.
Untuk diketahui, banjir telah merendam 12 desa di dua kecamatan di Kabupaten Pesawaran. Yakni, di Kecamatan Way Ratai banjir menggenangi Desa Bunut dan Desa Wates.
Kemudian, Kecamatan Padang Cermin tercatat 10 desa yakni Desa Paya, Desa Way Urang, Desa Tambangan, Desa Hanau Brak, Desa Khepong Jaya, Desa Padang Cermin, Desa Banjaran, Desa Sanggih, Desa Gayau dan Desa Durian.
Pada kesempatan tersebut, bantuan logistik dan keperluan mandi juga diberikan. Segera disusulkan dapur umum untuk melayani warga korban banjir.
Berbagai unsur, diantaranya BPBD dan Pol PP Kabupaten Pesawaran, TNI, Marinir dan jajaran kepolisian pun terlibat pada evakuasi korban serta membantu masyarakat membersihkan sampah banjir.
Oleh: sapto firmansis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *