Bupati Dan Ketua DPRD Pesawaran Hadiri Pengajian Harlah NU Ke-94

PESAWARAN-(PeNa), Rintik hujan basahi Bupati Dendi Ramadhona dan Ketua DPRD Pesawaran M.Nasir saat menghadiri pengajian umum Hari lahir Nahdlotul Ulama (NU) ke-94 di Lapangan Sidomulyo Desa Wates Kecamatan Way Ratai, Ahad (16/02/2020).
Kegiatan organisasi massa (ormas) Islam terbesar di Indonesia tersebut bertema merajut persatuan dan persaudaraan dalam bingkai NKRI bersama Romo KH Musyafa Ahmad dan Rois Syuryah PBNU Jakarta  KH Ishomuddin yang juga dihadiri ribuan nadliyin se-Kabupaten Pesawaran.
Selain kedua pimpinan tersebut, hadir juga beberapa jajaran dari semua pihak terkait. Seperti dari unsur pemerintah daerah, kepolisian, TNI dan lembaga non pemerintahan lainnya.
Bupat Pesawaran Dendi Ramadhona dalam sambutannya menyampaikan bahwa atas nama pemerintah daerah mengucapkan Hari lahir Nahdlotul Ulama ke-94 yang digelar ditingkat kabupaten.
“Terima kasih, NU telah berpartisiasi dalam berbagai hal terkait pembangunan di Bumi Andan Jejama, ” kata dia.
Tanpa malu, Ketua NU Kabupaten Pesawaran Salamun Solikhin mengungkapkan bahwa pada kontestasi politik pemilihan kepala daerah nantinya siapapun yang menjadi calon akan menang ketika menggandeng NU.
“Siapapun yang menjadi calon bupati, kalau menggandeng NU insha Allah akan menang. Ini mohon direnungkan bagi calon,” ucapnya.
Sayangnya, ungkapan Ketua NU Bumi Andan Jejama tersebut tidak mendapat respon dan diabaikan kedua tokoh yang kebetulan akan menjadi bakal calon pada pemilihan bupati dan wakil bupati mendatang.
“Saya dan Ketua DPRD Pesawaran Muhamad Nasir tidak akan bicara politik pada kegiatan ini, apa yang dikemukakan Ketua NU Kabupaten Pesawaran tadi tidak kami tanggapi. Kami hanya fokus pada masyarakat dan kegiatan ini khususnya,” kata dia.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Dendi Ramadhona juga menyempatkan memberikan santunan kepada anak-anak yatim dan berinteraksi dengan jama’ah Nadliyin melalui beberapa pertanyaan yang diajukan serta memberikannya hadiah.
Saat memberikan tausyiahnya, KH Musyafa Ahmad yang juga pengasuh pondok pesantren Al-Qodir Kabupaten Tanggamus juga mengatakan bahwa NU sangat berperan dalam NKRI khususnya didaerah.
“Hari ini kita bersyukur,disisa hidup kita masih diberikan kesempatan memperingati Harlah NU ke-94. NU adalah warna asli nusantara. Kita merdeka karena NU,santri dan tentara bersatu berjuang,” kata dia.

Untuk diketahui, dalam waktu dekat mendatang kegiatan besar yakni Muktamar NU Ke-34 rencananya akan dilangsungkan di Lampung. Rencananya, muktamar tersebut akan diikuti 35 negara sahabat dan seluruh cabang NU se-Indonesia.

Oleh: sapto firmansis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *