PESAWARAN-(PeNa), Jangan ada pungutan liar (pungli) atau pemotongan pada Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) dengan dalih apapun. Demikian dikemukakan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona disetiap penyerahan bantuan tersebut.
Menurutnya, BLT-DD didistribusikan kepada masyarakat yang terdampak wabah corona dan telah melalui proses penyeleksian melalui musyawarah Dusun dan Desa. Nama-nama penerima manfaat bantuan tersebut juga dipampang di Balai Desa untuk dapat diketahui khalayak.
“Dana BLT-DD dari desa diserahkan ke Bank BRI, kemudian didistribusikan melalui Bank BRI langsung ke rekening penerima. Jadi tidak mungkin lagi ada pemotongan atau pungutan,” kata dia, Rabu (17/06/2020).
Ia juga mengingatkan kepada seluruh aparatur desa untuk tidak melakukan pungli pada BLT-DD, apapun dalih dan alasannya tidak diperbolehkan
“Saya ingatkan, jangan ada pungli atau pemotongan. Jangan nanti, setelah cair, penerima didatangi dan diintervensi dangan berbagai alasan. Tidak boleh itu, sekali lagi jangan lakukan karena itu pidana. Kasihan masyarakat penerimanya,” ucap dia.
Bupati Dendi juga selalu mengingatkan kepada seluruh jajaran, baik dipemerintahan maupun di Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 untuk senantiasa mematuhi aturan dan standar operasional dalam menyalurkan bantuan pemerintah kepada masyarakat dan harus tepat sasaran.
Oleh: sapto firmansis






