Bupati Pesawaran Sebut PGRI Menjadi  Kekuatan Moral Intelektual

P E S A W A R A N -(PeNa), Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pesawaran merupakan wadah perjuangan bagi guru dan tenaga pendidik dalam memperjuangkan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta melawan kebodohan dan keterbelakangan.

 

Demikian dikemukakan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona pada Konferensi Kabupaten (Konkab) IV sekaligus Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) PGRI ke-79 di Saung D’Junjungan Desa Negeri Sakti, Rabu  (18/12/2024).

 

“Sebagai organisasi profesi, PGRI menjadi kekuatan moral intelektual para guru dan tenaga pendidik. Karena itu, PGRI harus lebih mengedepankan sikap terbuka dengan mengedepankan karakter bangsa yang silih asih dan asuh,” kata dia.

 

Menurut Bupati Dendi, PGRI harus menjadi saluran aspirasi para anggotanya dalam memperjuangkan martabat organisasi. Melalui hal ini, tujuan pendidikan nasional bisa terwujud.

 

“Peringatan HUT PGRI ke-79 ini bisa kita jadikan momentum dalam meningkatkan sikap terbuka dan adaptif kepada anggota. Jadikan PGRI sebagai rumah belajar yang nyaman bagi semuanya,” ujar dia.

 

Bupati Dendi berharap, konferensi ini dapat menghasilkan sejumlah keputusan, yang bermanfaat bagi peningkatan kinerja PGRI khususnya dalam rangka meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Pesawaran.

 

“Saya harap, para guru bisa bekerja dengan sungguh-sungguh dalam menjaga integritas. Hendaknya, tenaga pendidik terus melakukan transformasi pembelajaran, pertumbuhan mindset, dan saling berbagi pengetahuan,” harapnya.

 

Konkab IV merupakan upaya penataan dan reorganisasi yang mengacu pada Keputusan Kongres PGRI V di Jakarta Nomor V/KEP/Kongres/V/PGRI/2024 tentang Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga, serta sebagai hasil keputusan Rapat Koordinasi PGRI Kabupaten Pesawaran yang diselenggarakan pada 3 Oktober 2024 lalu.

 

Dan, kegiatan tersebut diakhiri dengan pelantikan pengurus PGRI Pesawaran Masa Bakti 2024-2029. Serta pengenalan program umum yang diusung untuk melaksanakan reformasi di lingkungan PGRI, menetapkan kebijakan dasar organisasi, serta mencapai tujuan pendidikan nasional dan mewujudkan visi misi organisasi.

 

oleh: Sapto firmansis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *