Dendi: Paskibraka Harus Dapat Implementasikan Jiwa Nasionalisme

 

P E S A W A R A N – (PeNa), Pasukan pengibar bendera pusaka (paskibraka) harus dapat mengimplementasikan jiwa nasionalisme dan patriot dalam aktifitas kesehariannya. Demikian disampaikan Bupati Dendi Ramadhona saat pengukuhan paskibra di Gedung Serba Guna Komplek Pemda setempat, Jum’at (13/08/2021).

Menurutnya, menjadi anggota paskibraka selain memiliki ketahanan fisik yang prima dan postur tubuh yang sesuai juga di butuhkan mental dan moralitas serta kedisiplinan yang tinggi.

“Sebelum dikukuhkan para anggota paskibraka sudah mengikuti rangkaian pendalaman kegiatan dan pendidikan demi misi dan tugas penting yaitu pengibaran dan penurunan bendera sang saka merah putih pada hari ulang tahun Indonesia ke 76 nantinya, ” ujar dia.

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona juga mengingatkan, bahwa jiwa nasionalisme dan patriot bagi anggota Paskibraka tidak hanya pada momentum peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT-RI) yang 76 saja melainkan harus dijiwai dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Menjadi anggota Paskibraka adalah suatu kebanggan dan kehormatan bagi keluarga, sekolah dan seluruh masyarakat Pesawaran, untuk itu saya ucapkan selamat kepada anggota paskibra yang telah dikukuhkan. Kalian adalah putra putri pilihan dan harus menjadi kebanggaan, ” tutur dia.

Untuk diketahui, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka dengan tugas utamanya adalah mengibarkan duplikat bendera pusaka dalam upacara peringatan proklamasi kemerdekaan Indonesia di 3 tempat, yakni tingkat Kabupaten/Kota (Kantor Bupati/Wali Kota), Provinsi (Kantor Gubernur), dan Nasional (Istana Merdeka).

Sebelumnya, 28 peserta Paskibraka tersebut menjalani karantina dan latihan secara terus menerus mulai 3-18 Agustus 2021, dan peserta yang dimaksud berasal dari sejumlah SMA/SMK yang tersebar di 11 kecamatan yang ada di Bumi Andan Jejama.

Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah forkopimda namun terbatas dan dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan guna mencegah adanya klaster baru penyebaran virus covid-19 yang masih masif berlangsung.

 

Oleh: sapto firmansis

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *