TANGGAMUS-(PeNa), Ingin memastikan harga dan stok sembilan bahan pokok (sembako) jelang Hari Natal dan Tahun Baru, Bupati Tanggamus Dewi Handajani bersama jajaran lakukan monitoring ke Pasar Kota Agung, Rabu (19/12).
Di Pasar Kota Agung, Bupati Dewi mengunjungi kompleks pedagang sayur, sembako dan pasar ikan. Ia berinteraksi dengan sejumlah pedagang, mulai dari menanyakan harga sampai ketersediaan pasokan barang.
Khusus di komplek pedagang ikan, Dewi memerintahkan Tim Kesehatan mengecek tingkat kesegaran ikan dan kemungkinan perlakuan kimia berbahaya. Dimana dari hasil pengecekan diketahui bahwa ikan di pasar Kota Agung dinyatakan aman dikonsumsi dan tidak mengandung bahan berbahaya atau formalin.
Monitoring pun dilanjutkan Bupati di Pasar Modern dan Agen resmi Gas LPG yang ada di Kota Agung.
Kepada PeNa, Bupati Dewi menjelaskan bahwa ada kenaikan harga, tetapi tidak terlalu signifikan. Justru harga gula dan minyak goreng turun, sedangkan harga beras masih stabil.
“Untuk beras 9.500 sampai dengan 10.500/kg, artinya masih kategori stabil dan premium 12.000. Ayam juga masih stabil jika ada kenaikan pun hanya 1.000 dan 2.00. Pada umumnya harga sembako relatif stabil, ” kata dia.
Sedangkan saat sidak di Pasar modern (minimarket), terdapat beberapa hal yang menjadi bahan evaluasi Bupati. Dimana adanya barang yang sudah tidak layak jual, karena kemasannya rusak.
Hal lain yang menjadi perhatian Bupati juga, terkait dengan penataan barang di gudang. Terlihat belum ada pemisah antara barang-barang yang kategori bahan makanan dengan barang-barang yang mengandung parfum.
“Termasuk suhu digudang penyimpanan harus tetap dijaga harusnya dipasang AC, selain itu harus ada pemisah barang yang dijajakan,” ujar dia.
Menyikapi kondisi tersebut, Bupati meminta pengelola pasar modern untuk dapat memperhatikannya, agar produk yang dijual benar-benar aman dikonsumsi.
Turut mendampingi Bupati, Asisten Bidang Administrasi Firman Ranie, Kepala Dinas Perdagangan Zulfadli, Kadis Kominfo Sabarudin, Kabag Ekobang Suyanto, Sekretaris Dinas Perhubungan, Sekretaris Dinas Peternakan, jajaran Dinas Kesehatan, serta Camat dan Jajaran Lurah se-Kecamatan Kota Agung. PeNa-opoy.






