PRINGSEWU-(PeNa), Personil Banser harus siap ditugaskan pada penanganan bencana alam maupun dalam kejadian khusus diberbagai wilayah.
Hal tersebut dikemukakan Bupati Pringsewu Sujadi saat membuka kegiatan pendidikan dan pelatihan (diklat) Satuan Khusus Nasional Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Husada dan kegiatan training of trainer Banser Husada Regional Sumatera angkatan I tahun 2019, di Gedung Pengurus Cabang (PC) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Pringsewu di Jalan Lintas Barat Sumatera, Desa Gumuk Rejo, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung, Kamis (07/03).
Diklat yang digelar selama empat hari, dari tanggal 07 sampai dengan 11 Maret 2019 ini diikuti para peserta anggota Satsusnas Banser Husada se-Regional Sumatera.
Tampak hadir dalam kesempatan tersebut, Kepala Satuan Koordinator Wilayah Banser se-Sumatera Tatang Sumantri, Ketua PC NU Kabupaten Pringsewu Taufiqurohman, Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Pringsewu Ami Fitriani.
Kemudian, Kepala Satuan Koordinator Nasional (Satkornas) Banser Alfa Isnaini, Kepala Satuan Khusus Nasional Banser Husada Yuniato Wahyudi, serta Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Provinsi Lampung Haidir Ibrahim.
“Dengan dilaksanakannya diklatsus Banser Husada ini, kebutuhan personel Banser yang memahami dan berpengalaman dalam bidang kesehatan dan SDM dapat terpenuhi, terutama anggota Banser yang siap sedia ditugaskan dalam kejadian khusus baik kegiatan GP Ansor, Banser maupun penanganan bencana alam di berbagai wilayah, ” kata dia. PeNa-spt.






