
TANGGAMUS-(PeNa), Dinas Pariwisata Kabupaten Tanggamus menggelar Acara Sosialisasi dan Aksi Sapta Pesona Tahun 2018, di Aula Gedung PGRI Kota Agung, Kamis (8/3).
Acara tersebut dibuka secara Resmi Oleh Asisten III Bidang Administrasi Firman Rani, Mewakili Pj Bupati Tanggamus. Turut hadir Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tanggamus Retno Noviana Damayanti, Camat Kota Agung Wiwin Triani dan Kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Tanggamus serta selaku nara sumber dari Pemprov Alief Nugroho.
Menurut Retno Noviana Damayanti maksud dan tujuan sosialisasi tersebut adalah untuk meningkatkan kecintaan terhadap daerah tujuan wisata yang ada di daerah Kabupaten Tanggamus,”Banyak hal manfaat sosialisasi ini bagi masyarakat, diantaranya meningkatkan pengetahuan masyarakat sekitar ODTW ( Objek Daya Tarik Wisata) tentang pengelolaan objek wisata dan cara memasarkannya, serta mengimplementasikan Sapta Pesona sebagai Indikator utama didalam pengelolaan wisata,” kata dia.
Diketahui, ada 50 orang yang tergabung Pokdarwis menjadi peserta sosialisasi dan aksi Sapta Pesona.”Kami sampaikan juga bahwa kelompok sadar wisata di Tanggamus mengalami peningkatan yang cukup baik, diTahun 2016 jumlah Pokdarwis berjumlah 80 dan sampai 2018 ini yang telah kami berikan surat pengukuhan menjadi 200,” terang dia.
Kegiatan Sosialisasi Aksi Sapta Pesona ini dilaksanakan selama dua hari dari tanggal 8 sampai 9 Maret 2018, dan untuk hari Jum’atnya akan diadakan kegiatan bersih- bersih pantai di Muara Indah Kota Agung.
Sementara dalam sambutannya, Asisten III Bidang Administrasi Firman Rani yang mewakili Pj Bupati Tanggamus mengapresiasi kegiatan tersebut.”Konsep sadar wisata adalah sebagai konsep yang menggambarkan partisipasi dan dukungan masyarakat dalam mendorong terwujudnya iklim yang kondusif pengembangan kepariwisataan ,ada berbagai unsur berkembangnya pariwisata yaitu keamanan ,kebersihan ,ketertiban, kenyamanan,keindahan keramahtamahan,” kata dia.
Diterangkan, implementasi dari Sapta Pesona adalah terciptanya lingkungan yang bersih ,aman tertib, dan memberikan layanan teratur dan efektif bagi wisatawan.”Sosialisasi dan aksi ini sangatlah baik dan dapat meningkatkan pengetahuan serta kesadaran akan arti dari indikator yang ada dalam ketujuh pesona tersebut sehingga pada akhirnya akan ada pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar objek wisata ,membantu memberantas kemiskinan dan membuka lapangan pekerjaan.” terang dia.
Ditegaskan, program sapta pesona tersebut diharapkan diahami oleh masyarakat. “Melalui Program sadar wisata dan sapta pesona ini diharapkan kesadaran masyarakat supaya lebih memahami pentingnya sadar wisata dan menerapkan secara serius, sungguh- sungguh agar dapat menjadikan Kabupaten Tanggamus menjadi tempat tujuan Wisata bagi warga masyarakat banyak,” tegas dia. PeNa-opoy.






