BANDARLAMPUNG-(PeNa), Polisi telah memulangkan dua bandit yang tewas saat adu tembak di Gunung Terang beberapa waktu lalu. Keduanya langsung diterima keluarganya di Kota Palembang, Sumatera Selatan.
Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, AKBP Adrian Indra Nurinta mengatakan bahwa barang bukti alat kejahatan dan hasil pencuriannya sudah dikumpulkan guna dikembalikan kepada pemiliknya.
“Untuk jenazah tersangka yang tewas dalam baku tembak kemarin, tadi malam sudah kita pulangkan ke keluarga nya di Palembang. Kita bersyukur, Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dari warga sekitar, masyarakat selamat. Anggota kita juga selamat,” kata dia, dalam ekspose yang digelar Polda Lampung, Jumat (29/03).
Diterangkan, dari kedua tersangka tersebut polisi telah mengamankan alat kejahatan yakni sepucuk senjata api rakitan jenis revolver dengan empat butir pelurunya, sepucuk senjata api jenis yang sama dengan tiga peluru kaliber 38, dua buah pisau, golok, palu, obeng dan kunci leter T.
“Mereka ini spesialis rampok rumah kosong yang kerap beraksi siang dan malam. Kalau kepergok, mereka tak segan segan melukai korbannya dengan mengacungkan senpi, hingga menembak korban,” ujar dia.
Kemudian ditemukan dan telah diamankan sebagai barang bukti yang diduga hasil kejahatan seperti dua buah tablet warna putih merk Samsung, satu handphone merk Vivo warna gold, handphone Advance warna gold, Playstation 2 dan 4 merk Sony, PSP warna hitam merk Sony, mini compo warna hitam merk LG, vacum cleaner Sharp, tas accesoris wanita berisikan emas berupa gelang, kalung dan cincin.
Lalu, diamankan juga Subwoofer, satu tiga boks jam tangan aneka merek, TV 60 inch , kamera merk nikon, AC duduk. Juga dua unit motor dan satu unit mobil.
“Bagi masyarakat yang merasa kehilangan, bisa melapor kepada polisi. Dan bisa mengambil barang yang dicuri. Kepolisian menghimbau untuk waspada jangan mudah percaya, kalau ada yang mencurigakan hubungin polisi terdekat. Karena banyak pelaku saat ini menggunakan senpi rakitan,” tegas dia. PeNa-sp.






