Gantikan Hendri CH Bangun, Zulmansyah Sekedang Terpilih Jadi Ketum PWI Pusat

J A K A R T A -(PeNa), Zulmansyah Sekedang akhirnya terpilih menjadi Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (Ketum PWI) Pusat periode 2023-2028 menggantikan Hendri CH Bangun yang sebelumnya dipecat karena dugaan korupsi.

 

Pemilihan Ketum PWI Pusat dilangsungkan melalui Kongres Luar Biasa (KLB) dengan dihadiri pengurus dari provinsi yang ada dan pengurus pusat di Hotel Grand Paragon Jakarta, Minggu (18/08/2024).

 

KLB PWI tersebut digelar dengan maksud untuk menjaga marwah dan menentukan masa depan organisasi pasca terjadi kekisruhan diinternal pengurus. Dan, Zulmansyah Sekedang terpilih secara aklamasi sebagai Ketum PWI pusat setelah  dua calon sebelumnya atas nama Ahmad Munir dan Rajab Ritonga menyatakan mudur dari bursa pencalonan.

 

Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum PWI terpilih Zulmansyah Sekedang menyatakan siap menerima sanksi apabila di dalam perjalanannya memimpin PWI ke depan terdapat sikap dan tindakan yang melanggar PD/PRT organisasi.

 

“Saya tidak akan melawan, saya siap disanksi jika melanggar,” kata dia.

 

Selanjutnya agenda KLB beralih ke pemilihan Ketua Dewan Kehormatan (DK) PWI sisa masa bakti dan Sasongko Tedjo terpilih secara aklamasi.

 

Berubahnya kepemimpinan di tubuh PWI pusat tersebut tidak mempengaruhi rencana kegiatan Pekan Olah Raga Wartawan Nasional  (PORWANAS) Ke-XIV yang akan dilangsungkan di Banjarmasin Kalimantan Selatan pada Kamis 22 Agustus 2024 mendatang selama sepekan.

 

Ketua PWI Kalimantan Selatan Zainal Helmie mengatakan bahwa selain untuk memastikan kehadiran pejabat pusat yang membuka acara PORWANAS secara resmi, pihaknya ingin agar seluruh kontingen provinsi bisa ikut menghadiri PORWANAS.

 

“Untuk jam dan rundown acara pembukaan tidak berubah. Hanya hari dan tanggal pembukaan saja yang diundur. Pada hari Selasa tanggal 20 masih ada beberapa kontingen provinsi yang baru datang. Jadi, agar semua kontingen provinsi bisa hadir saat pembukaan, maka jadwal pembukaan diundur hari Kamis tanggal 22,” kata Helmie.

 

Menambahkan, Ketua Seksi Wartawan Olah Raga Wartawan (SIWO) PWI Kalimantan Selatan Irwansyah menjelaskan bahwa perubahan waktu pembukaan tidak memengaruhi rundown dan teknis pelaksanaan pertandingan.

 

“Untuk TM dan jadwal pertandingan tetap sesuai technical handbook (THB). Pertandingan tetap sesuai jadwal, tidak terpengaruh perubahan hari pembukaan. Hanya seremoni pembukaan saja yang bergeser harinya,” ujar Irwan.

 

Ia berharap seluruh kontingen bisa menyesuaikan jadwal pertandingan dengan perubahan jadwal pembukaan. “Semoga koordinator cabor masing-masing kontingen bisa menyesuaikan waktu pertandingan dengan jadwal pembukaan agar waktunya tidak berbarengan,” tegas dia. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *