Bakauheni – (PeNa), Arus balik Lebaran 2026 di lintas Bakauheni–Merak kian padat memasuki H+4. Lonjakan penumpang mulai terlihat sejak H+3.
Data Posko Angkutan Lebaran mencatat, pada H+3 (25 Maret 2026) sebanyak 119.604 penumpang menyeberang dari Sumatera ke Jawa dalam 24 jam. Angka ini naik 14,2 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
Pergerakan kendaraan juga meningkat dengan total 32.273 unit atau naik 16,5 persen, terdiri dari 14.909 motor, 15.140 mobil, 642 bus, dan 1.582 truk. Operasional kapal mencapai 166 trip.
Pergerakan Dua Arah Masih Tinggi
Memasuki H+4, arus balik masih berlangsung. Dalam 12 jam pertama (26 Maret 2026), tercatat 36.107 penumpang menyeberang dari Bakauheni ke Merak, dengan total 7.929 kendaraan.
Di sisi lain, arus dari Jawa ke Sumatera pada H+3 juga tinggi, yakni 53.391 penumpang dan 11.090 kendaraan, masing-masing naik 22,6 persen dan 21,5 persen.
Secara kumulatif sejak H-10 hingga H+3:
Sumatera–Jawa: 820.695 penumpang, 196.135 kendaraan
Jawa–Sumatera: 1.095.562 penumpang, 284.346 kendaraan
Kendaraan Pribadi Dominasi Arus Balik
Sepeda motor tercatat 52.256 unit telah kembali dari total 88.332 unit, sementara mobil pribadi mencapai 55.852 unit dari total 103.278 unit.
Sementara kendaraan logistik masih bergerak bertahap. Dari 16.954 unit truk, baru 2.976 unit yang kembali ke Jawa.
Dirut ASDP: Arus Balik Masih Akan Berlangsung
Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry Heru Widodo mengatakan arus balik diperkirakan masih akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan.
“Arus balik sudah menunjukkan peningkatan sejak H+3 dan kami perkirakan masih akan terus berlangsung,” ujarnya.
Ia menegaskan, ASDP telah mengoptimalkan operasional kapal untuk mengantisipasi lonjakan.
“Kami memaksimalkan jumlah trip kapal dan memastikan distribusi penumpang serta kendaraan tetap lancar,” kata Heru.
Ia juga mengimbau pemudik mengatur waktu perjalanan.
“Masyarakat diharapkan menghindari puncak arus dan memanfaatkan pembelian tiket secara online,” tutupnya.






